Main Menu

Pramono Anung: Tidak Ada Pilihan Lain, Ya Dipecat

Iwan Sutiawan
14-01-2016 00:33

Sekretris Kabinet Pramono Anung (ANTARA/Yudhi Mahatma)

Jakarta, GATRAnews - Sekretris Kabinet (Seskab) Pramono Anung yang juga kader PDIP, melalui akun twitter @pramonoanung menulis bahwa DWP, kader PDIP yang tertangkap tangan KPK saat menerima suap, sudah diperingatkan sebelumnya. "Sdh diperingatkan, eh tetap dilakukan, tidak ada pilihan lain ya dipecat#Hukuman" tulis Pramono, sekitar pukul 23.30 WIB, Rabu malam (12/1).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap seorang anggota DPR RI berinisial DWP. Sejumlah petugas di basement gedung KPK tampak memeriksa bagasi mobil Toyota Alphard hitam B 5 DWP, Rabu malam.

Seorang perempuan muda berambut panjang dan mengenakan baju hijau, dibawa petugas KPK ke dalam gedung. Menurut kabar yang beredar, penangkapan tersebut terkait  suap pembangunan jalan yang merupakan proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR).

Namun demikian, KPK belum menyampaikan keterangan resmi tentang kabar penangkapan terhadap legislator asal Senayan itu. "Aku belum bisa konfirmasi," kata Yuyuk Andriati, Kepala Biro Humas KPK, saat dikonfirmasi.

Mengacu pada nomor polisi B 5 DWP itu, mirip dengan inisial Anggota Komisi V DPR RI asal Fraksi PDI Perjuangan 2014-2019, Damayanti Wisnu Putranti alias Yanti.

Laman http://wikidpr.org, melansir, Yanti merupakan Anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Dapil Jawa Tengah IX (Brebes, Tegal, dan Slawi) setelah memperoleh 75.657 suara. Yanti adalah Kepala Departemen Pertanian dan Perikanan di DPP PDI Perjuangan.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
14-01-2016 00:33