Main Menu

Mantan Rektor Unair Jadi Tersangka Dua Kasus Korupsi

Iwan Sutiawan
30-03-2016 21:52

KPK(GATRAnews/Erry Sudiyanto/re1)

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya periode 2006-2015, Fasichul Lisan, sebagai tersangka dua kasus korupsi, di kampus yang pernah dipimpinnya.

"KPK menemukan bukti permulaan yang cukup menetapkan FAS, Rektor Unair 2006-2015 sebagai tersangka," kata Yuyuk Andriati, Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, di Jakarta, Rabu (30/3).

Adapun dua perkara korupsi yang menyeret mantan orang nomor satu di Unair itu, masing-masing pembangunan Rumah Sakit (RS) Pendidikan Unair tahun 2007-2010 dan peningkatan sarana dan prasarana RS Unair tahun 2009.

Fasichul sebagai pengguna anggaran, diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenangnya atas kedua proyek tersebut, sehingga merugikan keuangan negara.

"Dugaan sementara, negara dirugikan Rp 85 milyar dari total nilai proyek Rp 300 milyar. Kami masih akan telusuri keterlibatan pihak lain," ujar Yuyuk.

Atas perbuatan itu, KPK menyangka Fasichul Lisan melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Pemberantasan Korupsi juncto pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 6 KUHP.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
30-03-2016 21:52