Main Menu

ICW: Perlu Pemimpin Tegas untuk Berantas Korupsi

Iwan Sutiawan
25-05-2016 20:21

Diskusi tentang penegakan hukum di Universitas Pancasila Jakarta (GATRAnews/Iwan Sutiawan/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Koordinator Divisi Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho, dalam diskusi "Menguatkan Negara Melalui Penegakan Hukum" di Universitas Pancasila, Jakarta, Rabu (25/5), mengatakan, memerlukan kepemimpinan yang baik dan tegas di berbagai tingkatan untuk memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya.

"Soalnya adalah penyebab lemahnya hukum itu karena lemahnya kepemimpinan negara yang tidak mampu menutup celah para pelaku kejahatan dalam melakukan praktek kejahatan tersebut," kata Emerson, sebagai salah seorang pembicara dalam diskusi tersebut.

Untuk menutup celah kejahatan itu, terutama korupsi, Emerson mengusulkan agar negara membuat kebijakan yang lebih ekstra bagi pelaku kejahatan, seperti koruptor. "Misalnya dengan Revisi UU Tipikor, bukan revisi UU KPK-nya. Dan yang lebih penting, pertahankan lembaga antikorupsi," ujarnya menegaskan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Reda Manthovani mengatakan, untuk menciptakan penegakan hukum yang baik, maka harus dilakukan beberapa hal di dalam lembaga penegak hukumnya. "Harus dilakukan transparansi, akuntabilitas, integritas, dan profesionalitas," tuturnya.

Selain itu, Reda menyarankan bahwa lembaga penegak hukum harus kredibel dalam menjalankan tugasnya. "Bila sudah kredibel, maka ke depannya lembaga penegak hukum akan dipercaya masyarakat," kata dia.

Untuk mewujudkan yang dipercaya masyarakat, caranya dengan melakukan penyelesaian tugas dengan sebaik-baiknya. "Harus adanya transparansi kepada publik, agar peran penegak hukum dapat dimonitoring dengan baik," ucapnya.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief
Iwan Sutiawan
25-05-2016 20:21