Main Menu

KPK Enggan Konfirmasi OTT Panitera PN Jakpus Hasil Penyadapan

Iwan Sutiawan
02-07-2016 02:01

Ilustrasi (GATRAnews/Adi Wijaya/AR7)

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mau mengonfirmasi apakah Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 3 orang pada hari Kamis petang kemarin (30/6), merupakan hasil penyadapan.

"Jadi teknik dan taktik penyelidikan tidak akan diungkapkan di sini, itu jadi rahasia dari tim KPK," kata Basaria Panjaitan, Wakil Ketua KPK di Jakarta, Jumat (1/7).

Namun jika pertanyaannya apakah KPK mempunyai kewenangan melakukan penyadapan pada tahap penyelidikan, lanjut Basaria, KPK mempunyai wewenang tersebut.

"Tapi kalau ditanyakan apakah KPK punya kewenangan untuk penyadapan di tingkat penyelidikan? Tentu kami punya, punya wewenang penyadapan," kata Basaria.

Selain itu, Basaria dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif juga tidak mau mengonfirmasi pada hari Kamis pagi hingga siang apakah telah melakukan pengamatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"KPK menerima seluruh laporan dari masyarakat itu dilakukan pulbaket yang dilakukan Direktorat Pengaduan Masyarakat. Dari pulbaket itu, kalau mengarah ke tindak pidana korupsi, akan ditingkatkan ke penyelidikan," kata Basaria.

Menurutnya, penyelidikan di KPK bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk penyadapan. "Boleh dengan penyadapan, surveillance, under cover yang dilakukan tim kita. Apah sudah lakukan surveillance? Itu salah satu taktik di dalam penyelidikan," tandasnya.
Reporter: Iwan Sutiawan
Iwan Sutiawan
02-07-2016 02:01