Main Menu

Pengacara: Irman Gusman Hanya Ingin Harga Gula Turun

Ervan
20-09-2016 09:55

Pengacara Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman, Razman Arif Nasution (GATRAnews/Adi Wijaya/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Pengacara Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman, Razman Arif Nasution, mengungkapkan kliennya bisa berurusan dengan kasus dugaan suap kuota impor gula yang berujung pada tangkap tangan oleh KPK karena ingin harga gula di daerah pemilihannya Sumatera Barat turun.

 

 

"Pada bulan Ramadhan, Beliau kunjungan ke dapil sebagai senator Sumbar, Beliau turun ke lapangan mengecek harga-harga pokok, kaget. Harga gula tinggi," kata Razman, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/9).

 

Kemudian ia langsung menghubungi Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumayakti.

 

Namun, kata Razman, Djarot menegaskan bahwa persoalan kenaikan harga gula tidak bisa selesai apabila Bulog tak memiliki mitra di Sumbar untuk mengimpor gula. Irman pun mengontak kenalannya yang merupakan bos CV Semesta Berjaya, Memi.

 

Akhirnya, Irman merekomendasikan kepada Bulog agar menjadikan CV Semesta Berjaya sebagai mitra.

 

"Sudah Bu Memi maka berurusan dengan Bulog. Berikutnya gula itu sampai ke Sumbar, Pak Irman tidak ikuti lagi," ujar Razman.

 

Pada Jumat lalu KPK mencokok Memi bersama Xaveriandy Sutanto, dan adik Xaveriandy, yaitu Willy Sutanto, dirumah dinas Irman.

 

Ia pun meminta DPD untuk tidak memberhentikan Irman karena azas praduga tak bersalah. Irman harus diberi ruang untuk menjelaskan kasusnya.

 

"Jadi menurut saya tolonglah jangan dulu diburu semuanya. Kan kita tahu beliau sedang digoyang. Tapi kita sekarang positive thinking saja. Tolong beri ruang kepada beliau," ucap Razman.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani 

 

 

Ervan
20-09-2016 09:55