Main Menu

KPK Periksa Bupati Banyuasin dan 5 Tersangka Lainnya

Iwan Sutiawan
20-09-2016 13:04

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian (GATRAnews/Adi Wijaya/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian dan lima orang tersangka lainnya, yang diduga terlibat kasus suap  proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan proyek PBJ di Dinas Pendidikan dan dinas-dinas lainnya, di Pemerintah Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Yuyuk Andriati, di Jakarta, Selasa (20/9), mengatakan, penyidik memeriksa mereka sebagai tersangka. Kelima orang tersebut, masing-masing Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Banyuasin, Umar Usman; Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Pemkab Banyuasin, Darus Rustami; Kasie Pembangunan dan Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan Banyuasin, Sutaryo; dan pemilik CV Putra Pratama (PP), Zulfikar Muharam.

KPK menetapkan Bupati Banyuasin sebagai tersangka setelah tertangkap tangan menerima suap sejumlah Rp 1 milyar dari Zulfikar Muharam. Suap tersebut diduga merupakan ijon proyek di Dinas Pendidikan dan dinas lainnya di Pemkab Banyuasin.

Selain Yan Anton Ferdian, KPK juga menetapkan lima tersangka lainnya, yakni Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Banyuasin, Umar Usman (UU); dan Kepala Bagian Rumah Tangga Pemkab Banyuasin, Darus Rustami.

Kemudian, Kasie Pembangunan dan Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin, Sutaryo; dan satu orang pengepul bernama Kirman, serta Zulfikar Muharam.

KPK menyangka Zulfikar sebagai pemberi suap melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebegaimana diubah UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan penerima suap; Bupati Yan, Umar, Rustami, Kirman, dan Sutaryo, melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebegaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief
Iwan Sutiawan
20-09-2016 13:04