Main Menu

Dahlan Iskan: Saya Tidak Kaget Ditahan

Dani Hamdani
27-10-2016 21:19

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan usai diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi penjualan aset PT PWU di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, Jatim, Selasa (18/10/2016). (ANTARA /Umarul Faruq)

Surabaya, GATRANews - Mantan Direktur Utama PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur Dahlan Iskan akhirnya ditahan penyidik Kejati Jatim di Rutan Medaeng, Sidoarjo, Kamis malam. Bos Media Jawa Pos Group ini diduga korupsi penjualan aset BUMD milik Pemprov Jatim pada 2002-2004.

 

Ia ditetapkan sebagai tersangka sekitar pukul 17.30 WIB, lalu dibawa dengan mobil tahanan dari halaman Kejati Jatim ke Rutan Medaeng pada sekitar pukul 19.20 WIB. 
 
 
Usai penetapan sebagai tersangka dan ditahan Dahlan mengaku tidak kaget dirinya ditahan karena memang sudah diincar oleh mereka yang sedang berkuasa, tanpa menyebut siapa yang dimaksudnya.
 

"Saya tidak kaget dengan penetapan tersangka dan penahanan ini, karena saya memang sedang diincar oleh mereka yang sedang berkuasa," kata Dahlan Iskan sesaat hendak meninggalkan Kantor Kejati Jatim. 

 
"Yah sesekali, ini harus terjadi, pengabdian10 tahun tanpa gaji dan fasilitas, harus menerima nasib seperti ini," ujarnya.
 
 
"Orang tahu Bagaimana BUMD Jatim dulu dan bagaimana perkembangannya sekarang. Saya sekarang ditahan bukan karena disuap atau korupsi, tapi karena tanda tangan surat yang ditandatangani anak buah," ujarnya.
 
 
Dahlan Iskan yang juga mantan Menteri BUMN itu, diperiksa untuk kelima kalinya sejak pukul 09.00 WIB.


Editor: Dani Hamdani 
Dani Hamdani
27-10-2016 21:19