Main Menu

KPK Tetapkan Pejabat Ditjen Pajak Sebagai Tersangka Suap

Iwan Sutiawan
22-11-2016 18:19

Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Pajak, Handang Soekarno (GATRAnews/Adi Wijaya/adi3)

Jakarta, GATRAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Pajak, Handang Soekarman, sebagai tersangka karena diduga menerima suap.



Ketua KPK, Agus Rahardjo, di Jakarta, Selasa (22/11), mengatakan, pihaknya menetapkan status tersangka setelah melakukan pemeriksaan intensif dan gelar perkara usai melakukan penangkapan pada Senin malam (21/11).

Selain penerima suap, KPK juga menetapkan Presiden Direktur PT EK Prima Rajesh Rajamohanan Nair sebagai pemberi suap. "Gelar perkara memutuskan tingkatkan status ke penyidikan," katanya.

Menurut Agus, Satgas KPK awalnya mendapat informasi akan terjadi penyerahan uang pada hari Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Selain mengamankan para pihak yang diduga terlibat suap, dalam OTT tersebut Satgas KPK juga menyita uang sejumlah US$ 148,500 atau setara Rp 1,9 milyar yang diduga untuk mengurus permasalahan pajak PT EKP.

KPK menyangka Handang melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Sedangkan terhadap Rajesh, KPK menyangkakan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.


Reporter: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
22-11-2016 18:19