Main Menu

Polisi Dalami Motif Pembakaran Mapolres Dharmasraya

Andhika Dinata
12-11-2017 16:47

Kobaran api melahap Mapolres Dharmasraya pada Minggu (12/11). (Dok.Humas Mapolres Dharmasraya/AK9)

Dharmasraya, Gatra.com - Kobaran api melahap Mapolres Dharmasraya pada Minggu (12/11). Peristiwa naas itu terjadi dini hari sekitar pukul 02.45 WIB. Akibatnya semua isi bangunan yang terdapat di bangunan utama hangus termasuk sebuah mobil yang berdekatan dengan titik api.

Dari informasi awal yang dihimpun, kobaran api diduga berasal dari ruang belakang bangunan antara sekat ruang Siwas (Seksi Pengawasan) dan ruang Sitipol (Seksi Teknologi Informasi Kepolisian). Pada saat kebakaran terjadi, personil piket yang berjaga di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) melihat gumpalan asap tebal dari balik dinding bangunan dan langsung mencoba memadamkan si “jago merah” sambil mencari pertolongan.

Lima belas menit sesudahnya, dua (2) unit Mobil Pemadam Kebakaran tiba di halaman Mako Polres Dharmasraya. Personil Damkar setempat langsung bergegas memadamkan api.

Pada saat yang sama, petugas Damkar melihat dua orang pemuda mencurigakan mengamati lokasi kebakaran. Saksi yang ada di lokasi kejadian perkara, mengatakan mereka mengenakan pakaian hitam, tangannya menggenggam busur panah.

Personil Polres Dharmasraya langsung mengejar dan mengepung orang tersebut. Mereka melawan dengan melepaskan beberapa busur panah ke arah petugas.

Oleh karena peringatan tak digubris, personil Polres melepaskan tembakan peringatan ke udara, namun kedua pelaku bergeming. Tak menunggu lama, petugas kemudian melumpuhkan kedua pelaku, sehingga keduanya tewas dalam perlawanannya kepada petugas.

Dari hasil olah TKP, Polisi mengamankan beberapa barang bukti berupa: 1 busur panah, 8 anak panah, 2 buah sangkur, 1 bilah pisau kecil dan 1 buah sarung tangan warna hitam.



Petugas juga mengaku menemukan selembar kertas dari pelaku yang berisikan pesan“Saudara Kalian Abu Azzam al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah”. Selain dari dua pelaku yang tewas di tempat, polisi masih memburu dua pelaku lainnya, yang diduga juga terkait dengan operasi penyerangan ke Mako Polres Dharmasraya. Hingga saat ini polisi masih mendalami motif pelaku, dan berupaya memastikan apakah penyerangan ini diduga terafiliasi dengan kelompok teroris ISIS. 

Brigadir Jenderal Polisi Rikwanto, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Mabes Polri, ketika dikonfirmasi Gatra.com, mengatakan pihaknya masih melakukan komunikasi terkait perkembangan situasi di Polres Dharmasraya. “Kita tunggu laporan dari Polda Sumbar,” singkatnya


Reporter : Andhika Dinata
Editor: Nur Hidayat

Andhika Dinata
12-11-2017 16:47