Main Menu

Bea Cukai Mataram Tangkap Penyelundup Narkoba Jenis Sabu Seberat 384 Gram

Aries Kelana
19-09-2018 16:24

Konferensi Pers dan rilis barang bukti penyelundupan sabu dari Thailand oleh Bea Cukai Mataram di Polda NTB. (Dok. Ditjen Bea Cukai/FT02)

Mataram, Gatra.com – Bea Cukai Mataram I berhasil menangkap RI, seorang warga desa Kawu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Ia ditangkap karena ketahuan memasukkan narkotika jenis sabu seberat 384 gram dari Thailand melalui kiriman pos. RI memasukkan narkoba tadi di tengah situasi tanggap darurat akibat bencana gempa bumi di Lombok yang masih berlangsung.

 

“Mungkin membludaknya kiriman bantuan melalui kantor pos serta terganggunya aktifitas instansi berwenang akibat gempa bumi membuat RI berani melakukan upaya tersebut,” ujar Plh. Kepala Kantor Bea Cukai Mataram, I Wayan Tapamuka.

Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan oleh petugas Bea Cukai Mataram yang berada di Kantor Pos Lalu Bea Mataram.

Pada awalnya, berdasarkan hasil pemindaian x-ray, petugas mencurigai sebuah paket yang diberitahukan berisi tas wanita, sepatu, dan pakaian. Petugas pun melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap isi paket. Setelah dibongkar, petugas menemukan bungkusan aluminium foil yang disembunyikan di dalam gagang dua tas wanita dan juga di dalam sol tiga pasang sandal. Di dalam aluminium foil tersebut petugas menemukan butiran-butiran Kristal bening yang setelah dilakukan pengujian positif mengandung methampetamine atau Sabu.

“Selanjutnya, petugas Bea Cukai Mataram melakukan koordinasi dengan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) untuk melakukan pengiriman atau controlled delivery (CD), sehingga penerima barang bisa ditangkap. Pelaku beserta barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Polda NTB untuk diproses lebih lanjut,” papar I Wayan.

Sejauh ini, sampai 31 Agustus 2018, dalam skala nasional, di bidang pengawasan narkotika berkaitan dengan status Indonesia Darurat Narkotika, Bea Cukai telah mengantisipasi dengan menggagalkan 258 kasus penyelundupan narkotika, psikotropika, dan prekursor sejumlah 3.779,95 kilogram. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan penindakan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) di sepanjang tahun 2017 sebanyak 2.139,71 kg.

Dengan asumsi 1 gram tangkapan bisa menyelamatkan 5 orang, maka generasi muda yang dapat diselamatkan sebanyak 18,9 juta orang, dengan adanya tangkapan tersebut.

Aries Kelana
19-09-2018 16:24