Main Menu

Bea Cukai Malang Gerebek Industri Miras Ilegal

Aries Kelana
26-09-2018 18:02

Caption Ilustrasi sitaan minuman keras (ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aw)

Malang, Gatra.com - Sebuah industri rumahan minuman keras (miras) jenis Trobas digerebek petugas Bea Cukai Malang pada hari Kamis (20/09). Operasi dilakukan berdasarkan informasi dari warga sekitar. Industri rumahan yang berlokasi di Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang tersebut diduga milik oknum berinisial “J” dan “P”.

 

Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Rudy Hery Kurniawan mengisahkan bahwa penindakan itu bermula dari informasi warga sekitar. “Informasi dari warga sekitar mengatakan bahwa terdapat beberapa rumah yang diduga milik J dan P yang dipergunakan sebagai industri rumahan miras jenis Trobas.

Berdasarkan informasi yang didapat, petugas bergerak menuju lokasi pada pukul 11.00 WIB. Sesampainya di lokasi, petugas yang telah terbagi menjadi dua kelompok bergerak menuju rumah J dan P.

Dari hasil pemeriksaan petugas, di rumah J didapati barang bukti yang dibawa ke kantor berupa miras jenis Trobas dengan berat total 108 kilogram (kg) dan peralatan serta bahan-bahan yang digunakan untuk memproduksi miras.

Barang bukti lainnya yang berhasil diamankan, berupa cairan fermentasi ketan sebanyak 22 drum dengan melakukan penyegelan. Sedangkan pada rumah P, didapati barang bukti yang dibawa ke kantor berupa miras jenis Trobas dengan berat total 352 kg dan sampel fermentasi ketan sebanyak 2 ember, miras jenis Trobas sebanyak 2 ember dan cairan fermentasi ketan sebanyak 52 drum dengan melakukan penyegelan.

Dari hasil penggerebekan tadi, petugas membekuk tiga orang dari rumah J, antara lain satu orang pemilik rumah yaitu J, satu orang pekerja, dan ketua RT setempat. Dari rumah P, petugas juga membawa tiga orang, antara lain satu orang pemilik rumah yaitu P dan dua orang pekerja. Hingga saat ini, kasus masih dalam penelitian lebih lanjut.

Rudy mengutarakan bahwa Bea Cukai Malang akan terus melakukan pengamanan terhadap upaya oknum yang memproduksi barang-barang kena cukai ilegal. “Selain rokok, miras juga merupakan salah satu objek pengawasan kami. Kami berupaya sebaik mungkin dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal karena salah satu fungsi kami yaitu melindungi masyarakat,” tutur Rudy.


 

Aries Kelana
26-09-2018 18:02