Main Menu

Menteri BUMN Harap Tol Trans Sumatera Selesai Sebelum AG 2019

didi
05-03-2015 16:55

Jakarta, GATRAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemaro mengharapkan proses pembebasan lahan untuk pembangunan tol Trans Sumatera bisa lebih cepat dilakukan, sehingga jalan tol dari Bakauheni hingga Banda Aceh ini dapat beroperasi pada saat Asian Games 2019 digelar di Palembang, Sumatera Selatan.

“Memang kalau dilihat sekarang kemungkinan penyelesaian 2019, tapi kami berkomunikasi terus, bekerja sama dengan erat dengan para gubernur dan Menteri PU-Pera maupun Menteri Agraria dan Tata Ruang, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Tujuannya supaya kalau bisa kami melakukan pembebasan lahan lebih cepat, sehingga diharapkan jalan tol ini dapat beroperasi pada saat Asian Games nanti,” kata Rini, seperti dilansir laman Setkab, Kamis (5/3).

Ia menuturkan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah untuk mewujudkan sesegera mungkin pembangunan jalan tol Trans Sumatera, dengan melibatkan bank-bank BUMN maupun BUMN lain untuk mendukung pembiayaannya.

Selain bank-bank BUMN, menurut Rini, pembangunan jalan tol Trans Sumatera juga akan didukung oleh Bank Infrastruktur, yang merupakan gabungan dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dan Sarana Multi Infrastruktur (SMI), yang telah mendapatkan suntikan dana APBN sebesar masing-masing Rp 18 trilyun dan Rp 6 trilyun.

“Tentunya kalau nanti jumlah pembiayaannya besar, kami harapkan juga bank-bank BUMN bila memungkinkan bisa ikut serta,” kata Rini

Rini menjelaskan, dalam pembangunan jalan tol Trans Sumatera ini, terutama Bakauheni-Terbanggi Besar-Kayu Agung kemudian dapat disambungkan dengan Kayu Agung-Palembang sangat krusial, terutama untuk konektivitas jalur ekonomi Jawa-Sumatera.

Oleh karena itu, selain pembangunan jalan tol ini, lanjut Rini, juga ada peningkatan dalam penyeberangan Merak-Bakauheni. “Itu akan ada penambahan dermaga, 4 dermaga di Merak maupun di Bakauheni. Tapi tentunya juga sekarang kami juga akan menekankan lebih lanjut bagaimana jalan yang menuju Merak, karena sekarang pun sudah sangat padat,” jelasnya.

Terkait pembangunan dermaga itu, Rini menyebutkan, pemerintah juga melihat kemungkinannya untuk menambah jalur untuk kereta api, maupun kemungkinan tambahan pelabuhan di tempat yang lain.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

{jcomments on}

didi
05-03-2015 16:55