Main Menu

BNI: Ruang Menurunkan BI Rate Masih Terbuka

didi
13-01-2016 12:11

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni (ANTARA/Prasetyo Utomo)

Jakarta, GATRAnews - Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Achmad Baiquni menilai, ruang bagi Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga acuan (BI rate) cukup terbuka pada tahun 2016. "Tingkat inflasi pada tahun lalu yang rendah serta proyeksi untuk 2016 ini juga tidak terlalu tinggi, saya sebagai pelaku bisnis melihat ada ruang penurunan BI rate sebesar 25 basis points (bps)," ujar Achmad Baiquni, di Jakarta, Selasa (12/1).

Menurutnya, kebijakan penurunan BI rate juga akan membuka peluang bagi Indonesia untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2016 ini mengingat pemerintah cukup komitmen dalam melaksanakan percepatan penggunaan anggaran belanja modal, terutama untuk pembangunan infrastruktur.

"Pada awal tahun ini pemerintah telah melakukan percepatan penggunaan anggarannya," tuturnya.

Penurunan BI rate, lanjut dia, biasanya juga akan diikuti oleh penurunan suku bunga dana yang akhirnya menurunkan biaya pinjaman bagi pelaku usaha. Dengan begitu aktifitas ekonomi domestik akan menggeliat.

Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17 Desember 2015 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,50%. Bank Indonesia memandang ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter semakin terbuka dengan terjaganya stabilitas makroekonomi, khususnya inflasi akhir tahun 2015 yang terjaga.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
13-01-2016 12:11