Main Menu

Dongkrak Kesejahteraan Karyawan RNI Gandeng BTPN

Mukhlison Sri Widodo
20-12-2017 08:34

Penandatanganan Perjanjian Kerja sama RNI-BTPN. (Dok. RNI/FT02)

Jakarta, Gatra.com – Untuk memberikan alternatif peningkatan kesejahteraan pegawai, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) mencoba memberikan fasilitas layanan perbankan dan pelatihan kewirausahaan bagi karyawannya.

 

Salah satu langkah yang dilakukan, perusahaan holding perkebunan ini merangkul Bank BTPN sebagai pelaku perbankan yang fokus pada pemberdayaan dan kewirausahaan agar ke depannya para karyawan dapat mandiri khususnya ketika telah pensiun nanti.

 

“Selain itu, hal ini juga dalam rangka mendukung program Pemerintah mencetak wirausahawan-wirausahawan baru,” kata Direktur Utama PT RNI B. Didik Prasetyo.

 

Saat ini pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM tengah menggulirkan program kewirausahaan nasional bertajuk “Wirausaha Pemula”. Melalui program yang bertujuan mendorong masyarakat menjadi wirausahawan ini ditargetkan lahir sekitar 10.000 wirausaha pemula.

 

Pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan PT Bank Tabungan Pensiun Nasional (BTPN), itu dilakukan Selasa, 19 Desember 2017, di Gedung RNI, Jakarta. Penandatanganan dilakukan oleh Didik Prasetyo bersama Direktur Utama BTPN Jerry Ng.

 

Menurut Didik, saat ini karyawan kurang tersentuh program-program pelatihan yang bertujuan untuk pemberdayaan dan meningkatkan kemandirian di kemudian hari. Pelatihan kewirausahaan dan berbagai program layanan perbankan yang disiapkan BTPN diharapkan mampu menjadi solusi dan memberikan nilai tambahan bagi karyawan RNI.

 

Didik menambahkan, kerjasama ini dapat meningkatkan kemandirian karyawan khususnya karyawan yang sebentar lagi akan memasuki fase purnakarya. Meskipun telah pensiun, Ia berpendapat, perusahaan memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan karyawan tetap memperoleh kesejahteraan dan mendapat penghidupan yang baik.

 

“Menjadi wirausahawan merupakan salah satu pilihan yang tepat dan bijak, karena selain bisa mendapatkan income juga memberi manfaat dengan menyerap tenaga kerja,” ungkapnya.

 

Guna memastikan program pemberdayaan berjalan dengan baik dan bersifat berkelanjutan, kerja sama ini juga menyentuh pada pemberian fasilitas layanan perbankan seperti layanan simpan pinjam, kredit multiguna, kredit bagi karyawan aktif, kredit pensiun, deposito, serta produk investasi.

 


 

Editor : Mukhlison

 

Mukhlison Sri Widodo
20-12-2017 08:34