Main Menu

Telkom Siap Kawal Lonjakan Trafik Telekomunikasi Selama Natal & Tahun Baru

rian
23-12-2017 06:26

Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga (kedua dari kiri) didampingi oleh Direktur Consumer Service Telkom Mas'ud Khamid (ketiga dari kiri) dan Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi (paling kanan) saat meninjau kesiapan Mobile IndiHome dan Mobile GraPARI yang disiagakan TelkomGroup untuk mengantisipasi lonjakan trafik telekomunikasi pada periode Natal dan Tahun Baru 2017/2018. (Dok. Telkom Indonesia)

Jakarta, Gatra.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) secara resmi memulai kegiatan Posko TelkomGroup Siaga Natal dan Tahun Baru 2017/2018 guna memastikan infrastruktur telekomunikasi dan layanan TelkomGroup tetap dalam kondisi prima menghadapi lonjakan trafiktelekomunikasi nasional.


Mulainya seluruh kegiatan pengawalan posko ini ditandai dengan kegiatan video conference yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga dari Sentral Telepon Otomat (STO) Pematang Siantar, pada Jumat (22/12), diikuti oleh seluruh jajaran Telkom Regional dan anak perusahaan TelkomGroup di seluruh Indonesia. 

Pada lokasi terpisah, Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin mengatakan, sebagai penyedia layanan telekomunikasi untuk sebagian besar masyarakat Indonesia, TelkomGroup berupaya menjamin seluruh layanan dalam kondisi yang stabil dan handal sepanjang waktu dengan mengoperasikan sebanyak 87 titik posko yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. “Telkom melakukan antisipasi lonjakan trafik telekomunikasi, khususnya saat hari besar keagamaan dan momen perayaan tertentu.

Antisipasi ini dilakukan melalui serangkaian kegiatan di seluruh posko yang beroperasi selama 24 jam seperti aktivitas monitoring infrastruktur dan layanan dan mitigasi segera jika terdapat gangguan. Hal ini untuk memastikan agar kualitas layanan yang kami berikan tetap terjaga dan prima, sekalipun terjadi lonjakan trafik komunikasi yang signifikan,” ungkap Zulhelfi Abidin.

TelkomGroup juga menyiapkan perangkat dan infrastruktur pendukung serta mengerahkan belasan ribu personil untuk bersiaga di seluruh posko. “Kami menyiapkan sebanyak 592 unit Mobile GraPARI, 103 unit BTS Mobile Telkomsel, dan 816 unit mobil IndiHome serta menyiagakan sebanyak 15.910 personil di seluruh posko untuk memastikan layanan prima di lebih dari 700 area publik seperti fasilitas ibadah, mall & area indoor, serta area penting lainnya. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan telekomunikasi yang diprediksi memasuki masa puncak lonjakan mulai 22 Desember 2017 hingga 3 Januari 2018,” papar Zulhelfi Abidin.

Keberadaan Posko TelkomGroup Siaga Natal & Tahun Baru diharapkan dapat memastikan kenyamanan pelanggan dan masyarakat dalam berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat pada momen-momen special. Hal ini merupakan upaya TelkomGroup dalam menyediakan best services, khususnya untuk mendukung digital lifestyle pelanggan dan masyarakat secara umum.

 

(Kiri-kanan) Deputi Bidang Restrukturisasi & Pengembangan Usaha Aloysius Kiik Ro, Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Anwar Pua Geno, Sekretaris Kementerian BUMN Imam Aprianto Putro, Direktur Utama Pelindo III I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya dan Direktur Human Capital Management Telkom Herdy Harman secara simbolis menghias dan menyalakan pohon natal untuk menandai dimulainya acara BUMN Berbagi Santunan Anak Panti Asuhan dan Gereja di Kupang, Jumat (22/12). (Dok. Telkom Indonesia)

BUMN Berbagi Melalui Santunan kepada Anak Panti Asuhan di Nusa Tenggara Timur

Selain memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan telekomunikasi, TelkomGroup juga menggelar serangkaian kegiatan corporate social responsibility (CSR) untuk menambah sukacita natal dan tahun baru melalui program BUMN Hadir untuk Negeri dan TelkomGroup Berbagi. 

Dalam rangka Natal dan Tahun Baru 2017/2018 ini, program BUMN Hadir untuk Negeri mengambil tema “BUMN Berbagi Melalui Santunan kepada Anak Panti Asuhan”. Dalam program tersebut, Telkom bersama PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) (Pelindo III) membagikan bingkisan dan santunan Natal dan Tahun Baru kepada 1.000 anak panti asuhan dan bantuan untuk 17 panti asuhan dan 4 gereja di Aula Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (22/12).

Sekretaris Kementerian BUMN RI Imam Aprianto Putro, Deputi Restrukturisasi Kementerian BUMN RI Aloysius Kiik Ro, Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya, Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Anwar Pua Geno, Direktur Human Capital Management Telkom Herdy R. Harman dan Direktur Utama Pelindo III I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra berkesempatan hadir dan membagikan santunan serta bingkisan secara langsung. 

Program BUMN Berbagi dilaksanakan secara serentak di tujuh ibukota provinsi yang memiliki mayoritas penduduk beragama Nasrani, yakni Kupang - Nusa Tenggara Timur, Jayapura - Papua, Manokwari - Papua Barat, Manado - Sulawesi Utara, Pontianak - Kalimantan Barat, Ambon - Maluku dan Medan - Sumatera Utara. Santunan disalurkan kepada anak-anak panti asuhan dan yayasan atau panti asuhan yang berlatar belakang Nasrani. 

Sementara itu, program TelkomGroup Berbagi dilaksankan dengan menyalurkan dana bantuan renovasi dan perayaan natal ke 19 gereja/yayasan di berbagai wilayah di Indonesia. 

Direktur Human Capital Management Telkom Herdy R. Harman mengatakan, bantuan renovasi gereja salah satunya dilakukan untuk memperbaiki gereja tua peninggalan misionaris Belanda yang terletak di Adonara, Nusa Tenggara Timur, yaitu Gereja Paroki St. Martinus Hinga. “Renovasi ini merupakan kado natal dan tahun baru bagi masyarakat Adonara, Nusa Tenggara Timur, berupa fasilitas ibadah yang memadai. Renovasi Gereja Paroki St. Martinus Hinga ini sekaligus sebagai upaya TelkomGroup dalam melestarikan salah satu bangunan bersejarah di Indonesia,” ujar Herdy R. Harman. 

Momen Natal dan Tahun Baru merupakan saat yang tepat untuk meningkatkan layanan kepada seluruh stakeholder sekaligus untuk saling berbagi. “Melalui berbagai kegiatan CSR di periode Natal dan Tahun Baru ini, TelkomGroup ingin terus menumbuhkan budaya berbagi dengan sesama dan menggelorakan semangat toleransi dan rasa mengasihi antar umat beragama, khususnya berbagi kegembiraan dengan anak-anak panti asuhan agar mereka dapat turut merasakan sukacita Natal dan Tahun Baru,” pungkas Herdy R. Harman.

rian
23-12-2017 06:26