Main Menu

Dua WNI Korban Sandera Abu Sayyaf Akhirnya Bebas

Dewi Fadhilah Soemanagara
20-01-2018 15:30

Kelompok Abu Sayyaf (Reuters/Philippine National Red Cross via Reuters TV /yus4)

Jakarta, Gatra.com – Dua WNI yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Sulu, Filipina Selatan, telah dibebaskan pada Jumat (19/1) pukul 19.30 waktu setempat.

 

Dua orang nelayan WNI bernama La Utu bin Raali dan La Hadi bin La Adi asal Wakatobi tersebut diculik oleh Kelompok ASG dari dua kapal ikan yang berbeda pada 5 November 2016 lalu di perairan Kertam, Sabah, Malaysia.

Dikatakan bahwa Wakil KJRI Davao dan KBRI Manila telah berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk proses pemulangan kedua WNI tersebut. Saat ini La Utu dan La Hadi berada di pangkalan Joint Task Force di Sulu, Filipina Selatan. Jika cuaca memungkinkan, direncanakan siang ini keduanya akan diterbangkan dengan helikopter ke Zamboanga untuk diserahterimakan kepada Konjen RI Davao, mewakili Pemerintah Indonesia.

Dalam keterangan siaran pers Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, La Utu bin Raali dan La Hadi bin La Adi sudah dalam kondisi aman. Keduanya akan segera dipulangkan ke Indonesia setelah melalui pemulihan dan setelah mendapatkan exit clearance dari imigrasi Filipina.

Pada 8 November 2016 lalu, tepatnya 3 hari setelah kejadian, Menlu Retno melakukan kunjungan ke pelabuhan Sandakan, Sabah, Malaysia guna bertemu dengan istri kedua korban serta ratusan nelayan Indonesia lainnya.

Dalam kunjungan tersebut Menlu menyampaikan komitmen bahwa Pemerintah akan berupaya membebaskan keduanya. Sejak kejadian, Kemlu terus berkomunikasi dengan keluarga menyampaikan perkembangan upaya pembebasan.


Reporter: DFS

Editor: Rosyid

 

 

Dewi Fadhilah Soemanagara
20-01-2018 15:30