Main Menu

Wang Qishan, Mantan Pimpinan Lembaga Anti Korupsi Cina jadi Wakil Presiden

Cavin Rubenstein M.
18-03-2018 09:25

Wakil Presiden Cina Wang Qishan. (REUTERS/Thomas Peter/FT02)

Beijing, Gatra.com - Wang Qishan ditetapkan oleh Parlemen Cina menjadi Wakil Presiden Cina periode 2018-2023 pada Sabtu (17/3) kemarin. Sebelum menjadi orang nomor dua di negeri tirai bambu itu, Wang lebih dikenal sebagai pimpinan lembaga antikorupsi di Cina.

Wang Qishang punya julukan sebagai pemadam kebakaran. Antara tahun 2012-2017, Wang merupakan Sekretaris Central Commision for Discipline Inspection yang merupakan lembaga antikorupsi di Partai Komunis Cina.

Sejak Xi Jinping dilantik menjadi Presiden pada 2013 lalu, Wang bisa dibilang merupakan figur penting dalam agenda antikorupsi yang diusung Xi. Di masa kepemimpinannya di lembaga antikorupsi partai, Wang telah menangkap beberapa tokoh petinggi partai. Salah satunya adalah kepala keamanan dalam negeri, Zhou Yongkang, yang kini mendekam di penjara untuk seumur hidup.

Zhao Wanping, delegasi parlemen dari Provinsi Anhui mengatakan bahwa terpilihnya Wang sudah sejalan dengan keinginan rakyat. Terutama semangat antikorupsinya.

"Negara ini butuh orang seperti dirinya [Wang Qishang], yang berani dan bertanggung jawab pada rakyat," kata Zhao, seperti dilansir oleh Reuters.

Di luar reputasinya sebagai tokoh antikorupsi, Wang juga dinilai punya pengalaman menghadapi Amerika Serikat. Ia pernah menjadi perwakilan delegasi yang kerap mengadakan perundingan ekonomi dengan Washington.

Bila biasanya posisi Wakil Presiden Cina dipandang sebagai serep yang tidak punya gengsi atau peran, kini penempatan Wang telah sedikit mengubahnya. Hubungan Cina dengan Amerika Serikat diprediksi akan menjadi salah satu agenda penting yang dijalankan Wang Qishang.

"Posisi Wakil Presiden Republik Rakyat Cina biasanya tidak terlalu berkuasa. Tapi mungkin itu tergantung dari sosok yang mengisi jabatannya," kata Jean-Pierre Cabesta, pakar Cina dari Hong Kong Baptist University, seperti dikutip oleh Reuters.

Mempertimbangkan rekam jejak, reputasi, dan kedekatannya dengan Xi Jinping, Jean-Pierre berpendapat, Wang Qishang mungkin akan lebih didengar dan lebih berpengaruh bila dibandingkan dengan Li Yuanchao, Wakil Presiden sebelumnya.




Editor : Cavin R. Manuputty

Cavin Rubenstein M.
18-03-2018 09:25