Main Menu

Dewan Keamanan PBB Beri Sanksi Terhadap Korea Utara

Aulia Putri Pandamsari
01-04-2018 14:22

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (REUTERS/Mike Segar/yus4)

New York, Gatra.com- Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (The United Nations Security Councils) telah menetapkan langkah baru terhadap Korea Utara. Seperti dikutip dari Wall Street Journal, Jumat(30/3), Dewan Perserikatan Bangsa-Bangsa menjatuhkan sanksi terhadap Korea Utara atas aksi terhadap penyelundupan minyak dan batu bara.

 

Tercatat 27 kapal, 21 perusahaan pelayaran Korea Utara, dan satu individu berwarga negara Taiwan yang masuk daftar hitam PBB tersebut. Sanksi tersebut berupa pembekuan aset pada 21 perusahaan pelayaran yang berkantor di Kepulauan Marshall, Singapura, Panama, dan Samoa serta larangan pelabuhan global bagi 27 kapal.

Sementara, pria asal Taiwan, Tsang Yung Tuan, dituduh mengoordinasikan ekspor batu bara Korut dengan broker Korut yang beroperasi di negara ketiga, diketahui memiliki riwayat untuk penghindaran sanksi lainnya. Dia pun dikenai pembekuan aset dan larangan bepergian.

 

Langkah tersebut, seperti dilansir dari The New York Times, Minggu(1/4) dinilai meningkatkan tekanan menjelang pertemuan antara pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in pada 27 April dan juga dengan Presiden AS, Donald Trump pada Mei mendatang.

 

Beberapa analis mengatakan bila penjadwalan pertemuan presiden Kim tersebut didorong oleh keinginannya untuk meringankan sanksi. Tetapi Washington dan sekutunya telah bersumpah untuk patuh pada penetapan sanksi sampai Korea Utara berkomitmen untuk melakukan denuklirisasi.

 

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley mengatakan bahwa daftar hitam PBB tersebut merupakan yang terbesar dalam menargetkan Korea Utara. “Persetujuan dari paket sanksi bersejarah ini adalah tanda yang jelas bahwa komunitas internasional bersatu dalam upaya kami untuk menjaga tekanan maksimum pada rezim Korea Utara,” kata Nikki dalam sebuah pernyataan.

 


Reporter: APP

Editor: Birny Birdieni 

Aulia Putri Pandamsari
01-04-2018 14:22