Main Menu

Zuckerberg Siap Ungkap Skandal Cambridge Analytica di Kongres Pekan Depan

Birny Birdieni
04-04-2018 22:48

Chief Executive Officer Facebook Inc, Mark Zuckerberg(REUTERS/re1)

Washington, Gatra,com- Kecamanan akan terungkapnya kasus kebocoran 50 juta data Facebook setelah perusahaan konsultan politik, Cambridge Analytica yang bekerja sama dalam kampanye Presiden Donald Trump lalu terus berlanjut.

 

Pada Rabu (11/4) mendatang akan menjadi ajang bagi Chief Executive Officer Facebook Inc Mark Zuckerberg memberikan kesaksian di hadapan Panel Komite Energi dan Perdagangan Amerika Serikat.

 

"Dengar pendapat ini penting untuk menjelaskan masalah privasi data konsumen dan membantu pemahaman semua orang Amerika tentang apa yang terjadi pada informasi pribadi mereka secara online," kata Ketua Panel Republik, Greg Walden dan Petinggi Demokrat, Frank Pallone seperti dikutip dari Reuters, Rabu (4/4).

 

Maret lalu, Zuckerberg mengatakan kalau dia siap bersaksi di depan Kongres. Namun demikian, dia menolak bila undangan penjelasan itu datang dari anggota patlemen Inggris.

 

Kasus bocor data Facebook dan kaitan dengan kampanye AS ini muncul sejak 16 Maret lalu. Mengenai potensi tersebut, agen mata-mata negeri "Paman Sam" itu sebenarnya sudah mengungkapkan bahwa Rusia akan mencoba ikut menggunakan media sosial dalam penyebaran propaganda.

 

Terbukti, pada Februari lalu ada sebanyak 13 warga Rusia yang didakwa menggunakan Facebook dan situs media sosial lainnya untuk ikut campur dalam pemilihan presiden Amerika Serikat.

 

Adapun Facebook mengaku telah membekukan akun Cambridge Analytica dan perusahaan induknya. JUga telah menyewa auditor forensi untuk menyelidiki apakah Cambridge Analytica masih memiliki data.

 

Selasa (3/4) kemarin, Facebook mengumumkan telah menghapus ratusan akun dan halaman yang terasosiasi dengan Badan Riset Internet Rusia yang termasuk memiliki aktivitas palsu maupun pos politik pada kampanye Trump 2016 lalu.

 


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
04-04-2018 22:48