Main Menu

Koalisi Saudi Gelar Serangan Terbesar ke Yaman

Cavin Rubenstein M.
13-06-2018 12:03

Pasukan khusus Arab Saudi.(REUTERS/Faisal Al Nasser/re1)

Aden, Gatra.com - Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi melancarkan serangan terbesar dalam perang yang sudah berlangsung tiga tahun terakhir dengan milisi Houthi yang menguasai Yaman. Target serangan itu adalah Hoedaidah, kota pelabuhan utama di Yaman.

 

Serangan itu dilakukan setelah kelompok Houthi melewati batas waktu, yang ditentukan oleh koalisi Saudi, untuk menyerahkan kota Hoedaidah, Rabu (13/6) ini.

Oleh karena itu, jet dan kapal tempur dari pasukan koalisi Arab Saudi menghujani tembakan di beberapa titik pertahanan milisi Houthi, demi membersihkan jalan bagi pasukan infanteri agar bisa menguasai Hoedaidah. "Pembebasan pelabuhan Hoedaidah adalah agenda penting demi merebut Yaman dari tangan para milisi yang sudah membajaknya," demikian bunyi pernyataan pemerintah Yaman yang kini dalam pengasingan, seperti dikutip dari kantor berita Reuters.

Menurut informasi yang dilansir oleh koalisi Arab Saudi, serangan ini bertujuan untuk memutus jalur logistik milisi Houthi, yang menduduki Sanaa, ibu kota Yaman. Harapannya adalah, Houthi bersedia berunding dengan koalisi Arab Saudi atau mengembalikan Presiden Abdul Mansour Hadi yang terusir akibat serbuan milisi Houthi. Menurut kelompok Saudi, milisi ini didukung oleh Iran.

Houthi sendiri tidak pernah mengakui bahwa mereka adalah bidak Iran. Mereka malah menyatakan, perjuangan ini dilakukan sebagai revolusi atas pemerintah Yaman yang koruptif dan terlalu pro pada Arab Saudi.

Reem al Hashimy, menteri luar negeri Uni Emirat Arab mengatakan bahwa Hoedaidah akan tetap beroperasi seperti biasa bila mereka berhasil merebutnya dari Houthi. Selain itu, dengan penguasaan Hoedaidah, koalisi Arab berharap bisa mengunci pasokan senjata bagi milisi Houthi, sekaligus juga mengalirkan bantuan logistik serta pangan untuk penduduk sipil yang kini didera kelaparan dan penyakit.



Editor : Cavin R. Manuputty

 

Cavin Rubenstein M.
13-06-2018 12:03