Main Menu

Perang Dagang Trump Mengincar Produk Otomotif

Hendri Firzani
02-07-2018 17:53

Logo Ford Motors. (Shutterstock/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Uni Eropa memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak menerapkan tarif import berlebihan terhadap industri otomotif Eropa. Penerapan tarif justru akan berdampak pada industri otomotif AS sendiri dan kemungkinan tindakan balasan dari Uni Eropa.

Uni Eropa merupakan salah satu mitra dagang terbesar AS. Nilai perdagangan AS-Uni Eropa mencapai US$ 294 Miliar. Dalam surat 10 halaman yang dikirimkan Uni Eropa ke departemen Perdagangan AS, jumat kemarin, disebutkan bahwa penerapan tariff terhadap impor kendaraan dari Uni Eropa sama sekali tidak dapat dibenarkan.

Departemen perdagangan AS sendiri melakukan investigasi atas dasar keamanan nasional, sejak 23 mei lalu setelah mendapat perintah presiden Donald Trump, yang berulangkali mengkritik Uni Eropa atas surplus perdagangan yang dinikmatinya selama ini.

Trump juga mengkritik penerapan pajak impor sebesar 10 % terhadap impor barang dari AS sementara negeri paman sam hanya mengenakan 2,5% tarif terhadap impor mobil yang masuk ke AS. Sebagaimana dikutip reuters, Trump mengatakan bahwa pemerintah AS telah menyelesaikan pemeriksaan dan akan segera menerapkan tindakan terhadap UE.

Trump sebelumnya sempat mengancam akan menerapkan tariff impor 20 % pada semua kendaraan yang dibuat di eropa.  UE   sendiri mengekspor kendaraan senilai 37,4 milyar euro (US$ 43,6 milyar) setiap tahunnya ke AS. Sebaliknya, AS hanya mengekspor kendaraan senilai 6,2 milyar Euro ke UE.

Dalam surat UE juga menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan UE membuat 2,9 juta produknya di AS dan mempekerjakan 120 ribu pekerja AS atau 420 ribu orang jika dealer dan jaringan penjualan sparepart ikut dihitung.


 

Editor: Hendri Firzani

Hendri Firzani
02-07-2018 17:53