Main Menu

Trump: Jerman Membuat Rusia Makin Kaya

Cavin Rubenstein M.
11-07-2018 22:19

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Reuters/Carlos Barria/re1)

Brussel, Gatra.com - Di hari pertama kunjungannya ke markas NATO, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sudah berulah. Trump menyebut bahwa Jerman, yang adalah sekutu NATO, sangat terikat pada Rusia. Bahkan memperkaya negeri beruang merah tersebut.

 

"Saya kira ini yang mesti diperhatikan NATO. Jerman sangat dikendalikan Rusia," kata Trump, seperti dilansir oleh CNN, Rabu (11/7) maalam. Dalam acara jamuan makan malam bersama Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, Trump mengatakan bahwa Jerman tidak bisa 'memerangi' Rusia, sedangkan di saat yang bersamaan mereka juga menggelontorkan milyaran dollar AS untuk membeli energi dari Rusia.

Bukan cuma Jerman, Trump juga menyebut ada negara-negara NATO lain yang terikat pada Rusia lewat perjanjian pipa gas. "Bagaimana mungkin kamu bisa mendapat energi dari negara yang karenanya kamu melindungi diri sendiri?" kata Trump.

Pada kesempatan yang sama, Stoltenberg merespon omongan Trump tersebut dengan argumen bahwa semua negara anggota NATO akan lebih kuat bila mereka bersama-sama melawan Rusia. Mendapat tanggapan tersebut, Trump pun membalas bahwa Jerman hanya membuat Rusia semakin kaya.

Menurut data tahun lalu, sekitar 94% kebutuhan gas Jerman didatangkan dari luar negeri. Pada tahun 2015 lalu, 35% impor gas itu berasal dari Rusia. Sedangkan 34% dari Norwegia, dan 29% dari Belanda. Beberapa pakar energi dunia pun memperkirakan, impor gas Jerman dari Rusia makin meningkat beberapa tahun belakangan ini.



Editor : Cavin R. Manuputty

 

Cavin Rubenstein M.
11-07-2018 22:19