Main Menu

Profit Naik, Saham Neflix Malah Turun 14 persen

Rosyid
17-07-2018 12:08

Logo Netflix. (REUTERS/Mike Blake/RT)

Artikel Terkait

Jakarta, Gatra.com - Saham Netflix turun hingga 14 persen setelah perusahaan mengumumkan tingkat pertumbuhan pelanggan dibawah perkiraan para investor. Sepanjang triwulan kedua yang berakhir Juni, jumlah pelanggan bertambah 5,2 juta unit, padahal ekspektasi awal di angka 6,2 juta unit.

Pengumuman itu menghentikan laju pertumbuhan nilai saham Neflix. Sepanjang tahun ini, nilai saham Netflix sudah naik hampir dua kali lipat. Pada penutupan perdagangan, Senin (16/7) harga sahamnya sekitar USD 400 per lembar. Namun kemudian turun 14 persen.

Para investor mengkhawatirkan potensi ancaman dari raksasa teknologi seperti Apple, Youtube dan Amazon, demikian pula dari perusahaan-perusahaan tradisional yang mulai investasi besar-besaran di online streaming.

Disney, contohnya, berencana untuk meluncurkan layanan streaming sendiri dan menghentikan lisensi sejumlah filmnya pada Netflix.

Menjawab kekhawatiran itu, Netflix dalam pernyataannya mengatakan, "Kami percaya bahwa selera konsumen untuk konten yang bagus sangat beragam dan ada ruang bagi sejumlah pihak untuk memberi penawaran terbaik," katanya seperti dikutip BBC, Selasa (17/7.

Dalam sebuah surat kepada investor, Netflix menyebutnya "kuartal yang kuat tetapi tidak cemerlang", dengan pencapaian sekitar 130 juta pelanggan di seluruh dunia.

di Amerika Serikat, Netflix hanya bisa menambah 670.000 pelanggan baru, jauh dibawah target 1 juta pelanggan.

Namun ditegaskan, kondisi keuangan perusahaan cukup kuat. Pendapatan kuartalnya naik 40 persen menjadi USD 3,9 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara keuntungan perusahaan mencapai USD 384,3 juta, hampir enam kali lipat lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu.


Editor: Rosyid

Rosyid
17-07-2018 12:08