Main Menu

Mahathir Kecewa Ide Mobil Nasional Kedua

Rosyid
17-07-2018 14:55

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (reuters/Lai Seng Sin/afn)

Petaling Jaya, Gatra.com - Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir kecewa karena inisiatifnya untuk mengembangkan mobil nasional kedua direspon negatif.

"Saya diberitahu tidak ada yang ingin melihat mobil nasional kedua. Cukup bahwa Proton dikatakan gagal," tulisnya lewat blog pada Senin (16/7) seperti dilaporkan Asiaone, Selasa (17/7). "Orang Malaysia lebih suka membeli mobil impor, termasuk yang berasal dari Cina," tulisnya agak pedas.

Dia kemudian menceritakan kenangannya pada mobil buatan Jepang paska PD II yang disebutnya dari kaleng. Namun darisanalah mereka kemudian berhasil mengembangkan mobil beragam merek yang merajai dunia.

Dia kemudian menjelaskan, proyek mobil nasional ke-dua tidak akan dipelopori oleh pemerintah, karena sektor swasta sudah mampu merancang dan memproduksi mobil secara massal.

Dia mengatakan mobil-mobil asing memonopoli pasar mobil di Malaysia sampai ke titik Proton "dikuburkan" dan dijual ke perusahaan asing.

"Tidak ada lagi mobil nasional. Tidak ada lagi industri otomotif. Para pekerja, insinyur, manajer tidak punya pekerjaan lagi.

Ide mobil nasional itu disampaikan Mahathir saat berbicara di 24th Nikkei Conference tentang Masa Depan Asia, 11 Juni lalu. Namun ide itu tidak direspon positif.



Editor: Rosyid

Rosyid
17-07-2018 14:55