Main Menu

Setelah Banjir, Jepang Diserang Gelombang Panas, Belasan Tewas

Rosyid
19-07-2018 11:29

Gelombang panas melanda Jepang usai bencana banjir. (REUTERS/Issei Kato/FT02)

Tokyo, Gatra.com - Delapan orang tewas dan ribuan lainnya harus dirawat di rumah sakit karena gelombang panas di Jepang, Rabu (18/7). Suhu melesat hingga diatas 40 derajad Celcius, seperti yang dirasakan di Prefektur Gifu. Catatan menunjukkkan suhu tahun ini tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Menurut Japan Today, Rabu (19/7), suhu yang sangat tinggi diperkirakan akan berlanjut hingga hari ini. Padahal awal bulan ini, Jepang dilanda hujan lebat yang menyebabkan bencana banjir terburuk sejak dekade 80-an dan menewaskan sedikitnya 200 orang.

Delapan orang di delapan prefektur meninggal karena sengatan panas, termasuk seorang pria berusia 91 tahun yang ditemukan pingsan di kebun rumahnya di Sakaiminato, Prefektur Tottori. Hampir 2.400 orang dibawa ke rumah sakit di seluruh negeri karena kepanasan atau kelelahan akibat panas, menurut penghitungan Kyodo News.

Sepanjang pekan ini, sudah 12 orang yang tewas dan 9.965 orang dilarikan ke rumah sakit, hampir separuhnya manula.

Cuaca panas ini mempersulit proses penanganan bencana banjir dan tanah longsor. Masih sepuluh orang yang belum ditemukan karena bencana itu.


Editor: Rosyid

Rosyid
19-07-2018 11:29