Main Menu

Ribuan Orang di Israel Protes UU Negara Bangsa Yahudi

Rosyid
31-07-2018 10:31

Ribuan orang Yahudi dan Arab berkumpul di Tel Aviv. (REUTERS/Corinna Kern/RT)

Tel Aviv, Gatra.com - Ribuan orang Yahudi dan Arab berkumpul di Tel Aviv untuk memprotes Undang-Undang Negara Bangsa Yahudi yang kontroversial.

Acara yang diselenggarakan disalah satu alun-alun ibukota Israel itu berlangsung damai dengan beragam pertunjukan seni seniman Yahudi dan Arab. Acara dibuka dengan penampilan Miriam Tukan, orang Arab pertama yang tampil dalam acara Kochav Nolad -semacam American Idol- dan yang pertama menyanyi dalam bahasa Arab di prograrm itu. Dia menyanyi diiringi petikan gitar Idan Toledano, musisi Yahudi.

Pidato pembukaan disampaikan Sameh Saleimah, aktifis feminis Arab dari desa Neve Shalom atau juga dikenal Wahat as-Salam. Saleimah, mendesak orang-orang Arab dan Yahudi untuk bergabung dalam memerangi pemerintah sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Ada pula lagu duet yagn dinyanyikan Achinoam Nini, musisi Yahudi, dan Mira Awad, musisi Arab - keduanya aktivis perdamaian terkemuka yang sering tampil bersama.

Aksi demo ini diselenggarakan konsorsium mayarakat sipil Israel untuk memprotes Undang-Undang yang disahkan parlemen Israel, Knesett pertengahan Juli ini. Organisasi yang mensponsori adalah Dana Israel Baru, Inisiatif Dana Abraham, Sikkuy, Givat Haviva, Yad b'Yad (jaringan sekolah Yahudi-Arab di sekitar Israel), Omdim b'Yachad dan Neve Shalom.

Edan Ring, direktur urusan publik untuk Sikkuy, mengatakan bahwa peserta acara membuktikan bahwa "ada publik besar di luar sana yang suaranya tidak didengar."

Chai Margolis, 16 tahun dari kota Modi'in di Israel tengah, tiba di Habima Square bersama kelompok temannya. "Secara pribadi, saya merasa Anda tidak dapat memiliki negara-bangsa demokratis jika memperlakukan minoritas tidak setara," kata Margolis kepada Haartetz, Senin (30/7) malam.


Editor: Rosyid

Rosyid
31-07-2018 10:31