Main Menu

Hati-Hati Saat Pesanan Latte Anda Malah Jadi Cairan Pembersih

Birny Birdieni
04-08-2018 14:22

Ilustrasi Mc Donalds. (Shutterstock_371599765/RT)

Alberta, Kanada, Gatra.com- Waralaba Mcdonald’s dikenal akan protokol keamanannya. Namun kali ini sebuah kesalahan terjadi ketika seorang wanita hamil yang memesan secangkir latte malah mendapatkan secangkir cairan pembersih pada Minggu (5/8) waktu setempat.


 

Wanita itu adalah Sarah Douglas. Wanita usia 31 tahun yang sedang mengandung anak ketiganya tersebut dalam perjalanan ke turnamen bisbol putranya. Saat mengemudikan mobilnya di jalan raya dan memasukkan moncong kopi pesanannya, dia merasa yang yang salah dengan itu.

"Rasanya seperti mulut saya terbakar," kata Douglas dikutip dari Strait Times yang menyadur dari New York Times, Sabtu (4/8). Ia pun menepikan mobilnya ke sisi jalan dan segera meludahkan semuanya. Lalu saat dia membuka tutupnya dan menyadari kalau itu sama sekali bukan latte.

Cangkir itu sekitar tiga perempat penuh dengan cairan "coklat keruh". "Kau bisa tahu bahwa itu sudah diminum,” ujarnya. Douglas pun segera kembali ke restoran cepat saji tersebut.

Douglas menyampaikan kepada supervisor McDonalds kalau dia baru saja meminum bahan kimia. Pekerja lainnya baru menyadari kalau mesin latte dihubungkan ke larutan pembersih yang digunakan untuk memebersihkan sisa-sisa susu.

Dan Brown, pemilik waralaba, kemudian menelepon Douglas untuk meminta maaf dan mengeluarkan pernyataan tentang masalah tersebut.

"McDonald's terkenal dengan protokol keamanan makanannya dan saya menyesal bahwa ini terjadi di restoran saya di sini, di Lethbridge," katanya.

Yang terjadi adalah mesin dibersihkan setiap pagi. “Sayangnya, jalur pasokan susu terhubung dengan larutan pembersih sementara minuman tamu ini dibuat," ungkap Brown.

Brown menyebut akan melakukan tindakan segera untuk meninjau prosedur pembersihan yang tepat dengan tim dan menambahkan tanda tambahan sebagai tanda pengingat.

Alberta Health Services, otoritas kesehatan untuk provinsi menyelidiki waralaba itu pada minggu ini. "Baru disadari bahwa insiden serupa telah terjadi sekitar sebulan sebelumnya," kata Gwen Wirth, juru bicara dari agensi Lethbridge News Now, selaku media lokal yang memberitakan.

Setelah Douglas mengumumkan kisahnya, seorang pria yang tinggal di Alberta mengatakan kepada CBC News bahwa hal yang sama terjadi padanya pada bulan Desember, tetapi di lokasi McDonald's yang berbeda.

Juru bicara McDonald's, Kristen Hunter menyesalkan itu. "Kami sadar bahwa ada insiden terisolasi lainnya," katanya. Bahkan satu insiden pun dinilainya terlalu banyak.

“Sementara mesin kopi khusus dan prosedur penggunaan adalah standar industri tertinggi, kami telah segera memperkuat prosedur pembersihan yang tepat dengan semua restoran McDonald's,” ungkap Kristen menyesalkan.


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
04-08-2018 14:22