Main Menu

Kampung Vertikal Sepotong Indonesia Jadi Apartemen Terbaik di New South Wales

Birny Birdieni
13-08-2018 12:24

Apartemen V by Crown Group (Dok. Crown Group/yus4)

Sydney, Gatra.com- Apartemen V by Crown Group atau sering disebut "Sepotong Indonesia di Parramatta" dianugerahi The Best For Mixed-Use Development 2018 oleh Annual Urban Development Institute of Australia (UDIA) New South Wales (NSW). Hunian vertikal sebanyak 514 unit ini merupakan karya Perusahaan Properti Australia, Crown Group yang dimiliki oleh pengusaha kelahiran Surabaya, Indonesia, Iwan Sunito.

 

Berlokasi di jantung Parramatta, V by Crown Group disebut sebagai "Sepotong Indonesia di Parramatta" karena banyak elemen dalam proyek perumahan ini terinsiprasi oleh alam Bali dan Kalimantan. Sementara bahan baku baja yang digunakan untuk dua buah pilar "V" yang berdiri kokoh di area lobi didatangkan dari Cilegon, Banten, Indonesia.

“Kampung Vertikal” Parramatta, V by Crown Group memiliki fasilitas bintang lima, seperti kolam renang pribadi, gym, dan sauna. Hingga fasilitas konferensi, ruang musik, serta teater. Juga Perpustakaan arkeologi yang mutakhir dan bar di lantai 26. Ditambah sebuah hotel butik dan alun-alun ritel dan kuliner di lantai dasar.

Penghargaan UDIA NSW Awards for Excellence ini atas pengembangan inovatifnya di kawasan Parramatta. UDIA NSW adalah sebuah badan industri pembangunan terkemuka di Australia, yang mewakili lebih dari 500 anggota terdiri dari perusahaan dan agensi di seluruh sektor publik dan swasta.

CEO dan Komisaris Crown Group, Iwan Sunito mengatakan bahwa penghargaan bergengsi ini mengapresiasi dedikasi perusahaan dalam menciptakan pengembangan hunian ikonik untuk situs tersebut. "Penghargaan ini merupakan pengakuan atas desain unik V by Crown Group, sebuah pengembangan yang mencerminkan masa lalu, sekarang dan masa depan," katanya dalam rilis yang diterima Gatra.com, Senin (13/8).

Iwan, yang juga merupakan seorang arsitek, sering menyatakan keinginannya untuk menggunakan desain inovatif daripada hanya mengikuti desain yang sudah ada. "Kami berusaha untuk mendorong batas-batas desain konvensional, untuk menciptakan sebuah terobosan revolusioner," katanya.

Penghargaan ini memberi pengakuan terhadap yang terbaik dalam pembangunan perkotaan di seluruh NSW dan ACT (Wilayah Ibu Kota Australia) dan para pemenang dipilih karena komitmen mereka yang menonjol untuk keunggulan dalam kategori masing-masing.

Dirancang oleh arsitek internasional Allen Jack + Cottier (AJ + C) bekerja sama dengan arsitek kelahiran Jepang, Koichi Takada, V by Crown Group menampilkan dua kolom berbentuk V yang besar setinggi tiga lantai yang mencolok. Ini menjadi daya tarik pintu masuk utamanya di sudut jalan Macquarie dan Marsden di Parramatta.

Proyek hunian senilai Rp3 trilyun ini melibatkan pelestarian sejumlah elemen kunci dari sejarah dan budaya Parramatta. Termasuk sisa-sisa penjara yang ditemukan selama penggalian dan ditampilkan secara unik dan canggih untuk publik di area pameran yang terletak di lokasi yang sama.

Diberi nama "The Philip Ruddock Heritage Centre," pusat sejarah ini dibuka secara resmi untuk umum oleh NSW Premier, Gladys Berejikilian, bersama dengan Walikota Hornsby dan mantan anggota untuk Parramatta, Philip Ruddock serta CEO Crown Group, Iwan Sunito pada bulan Desember 2017.

"V by Crown Group memiliki salah satu pusat preservasi sejarah terbesar yang terintegrasi dengan hunian vertikal di Australia. Setelah lebih dari 20 tahun pertumbuhan, kami terus berusaha untuk menciptakan desain arsitektur pemenang penghargaan di langit Sydney," ungkap Iwan.


 

Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
13-08-2018 12:24