Main Menu

Pabrik Cina Produksi 500.000 Vaksin Abal-abal

Rosyid
16-08-2018 12:43

Changsheng Bio-teknologi Co Ltd.(Reuters/re1)

Shanghai Gatra.com - Otoritas kesehatan Cina terkejut dengan hasil penyelidikan mereka terhadap perusahaan pembuat vaksin 'nakal'.

Badan regulator obat China menuduh Changsheng Bio-teknologi Co Ltd menjual vaksin DPT yang tidak efektif untuk anak-anak, guna melawan difteri, batuk rejan dan tetanus. Penyelidikan Juli menemukan 252.600 dosis vaksin yang dibawah standar.

penyelidikan lebih lanjut menunjukkan perusahaan itu telah memproduksi tambahan vaksin DPT di membuat jumlah totalnys meningkat menjadi 499.800 dosis, demikian dilaporkan Xinhua, Rabu (16/8).

"Setiap pelanggaran terhadap hukum atau peraturan (perusahaan) dan personil akan dihukum berat. Otoritas lokal serta departemen dengan tanggung jawab pengawasan juga dimintai pertanggungjawaban atas segala kelalaian tugas yang ditemukan," kata Xinhua seperti dikutip Kamis (16/8).

Changsheng tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar.

Xinhua mengatakan tim investigasi menemukan kelompok pertama sebanyak 252.600 dosisi vaksin DPT dijual di Provinsi Shandong.

Kurang dari sepersepuluh dari kelompok kedua yaitu 247.200 dosis dijual di Provinsi Anhui bagian timur, dan sisanya dijual di Shandong.

Xinhua mengatakan sekitar 76 persen anak-anak yang terkena dampak dari kelompok pertama telah diobati, dan ada rencana untuk merawat anak-anak yang divaksin menggunakan kelompok kedua vaksin DPT.

China mulai melakukan pemeriksaan langsung terhadap pembuat vaksin dalam upaya untuk mengendalikan kemarahan publik setelah Changsheng ditemukan telah memalsukan data untuk vaksin rabies dan membuat vaksin tidak layak untuk bayi China.

Pemerintah telah memerintahkan penangkapan 18 orang di perusahaan itu, yang berlokasi di timur laut Kota Changchun dan saham perusahaan telah dibekukan.


Editor: Rosyid

Rosyid
16-08-2018 12:43