Main Menu

Nissan dan Toyota Berlomba Bangun Pabrik di Cina

Rosyid
21-08-2018 11:28

Ilustrasi pasar otomotif.(Shutterstock/re1)

Tokyo, Gatra.com - Pasar otomotif Cina yang sudah berkembang menjadi yang terbesar didunia masih memancarkan daya pikat. Apalagi kebijakan pemerintah Beijing yang menggelar karpet merah untuk produsen mobil ramah lingkungan.  Insenstif dan regulasi yang lebih longgar menarik produsen mobil Jepang melakukan ekspansi secara signfikan.

Nissan Motor Co. akan membangun pabrik perakitan mobil di Cina senilai USD 900 juta. Pabrik baru ini akan membantu meningkatkan kapasitas produksi Nissan hingga 30 persen.

Menurut Nikkei yang dikutip Reuters, Senin (20/8), pabrik baru itu akan dibangun di Wuhan, propinsi Hubei. Saat ini Nissan sedang dalam tahap akhir pembicaraan dengan partnernya, Dongfeng Motor Group Co. Ltd.

Pabrik di Wuhan itu nantinya bisa memproduksi 200 ribu - 300 ribu unit mobil pertahun. Satu jalur produksi baru akan ditambah di pabrik Dongfeng di Changzhou, propinsi Jiangsu yang akan meningkatkan kapasias produksi kendaraan penumpang hingga 120.000 unit pertahun.

Selain di Changzhou, Nissan juga mengkaji kemungkinan menambah kapasitas produksi di Cina, tapi sejauh ini belum ada penjelasan detail yang bisa dikonfirmasi, demikian juru bicara Nissan kepada Reuters.

Sebelumnya, Toyota juga menambah kapasitas produksi di Cina. Produsen mobil terbesar di dunia itu akan menambah kapasitas produksi pabrik di Tianjin hingga bisa memproduksi 10.000 mobil listrik dan 110.000 mobil hybrid pertahun. Selain itu juga menambah jalur produksi di pabrik Guangzhou sebanyak 120.000 pertahun.

Dengan demikian total penambahan kapasitas produksi mencapai 240.000 pertahun. Saat ini kapasitas produksi Toyota di Cina mencapai 1,6 juta unit pertahun. Investasi di Tianjin, kota pelabuhan di kawasan timur Cina diperkirakan mencapai USD 257 juta.


Editor: Rosyid

Rosyid
21-08-2018 11:28