Main Menu

Malaysia Terapkan Pajak Penjualan Pelayanan Per 1 September

Birny Birdieni
31-08-2018 06:17

Ilustrasi.(Reuters/re1)

Kuala Lumpur, Gatra.com-  Per 1 September 2018 mendatang, Pemerintah Malaysia akan memberlakukan Sales and Service Tax (SST) atau Pajak Penjualan dan Pelayanan sebagai pengganti Good Service Tax (GST) atau Pajak Barang dan Pelayanan sebesar 6%.


Demikian hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Malaysia, Lim Guan Eng. "Pemerintah tidak akan mengenakan penalti kepada pedagang yang gagal mendaftar untuk SST setelah diberlakukan pada 1 September 2018," katanya seperti dilansir dari Antara Jumat (31/8).

Dijelaskan Lim Guan Eng bahwa per Kamis (30/8) sudah hampir ada 80.000 pedagang mendaftar dalam sistem peralihan MyGST ke MySST tersebut. Yakni dengan 32.577 pedagang dibawah Undang-Undang Cukai Penjualan dan 44,874 pedagang dibawah Undang-Undang Cukai Layanan.

Lebih lanjut, Lim Guan Eng juga mengumumkan kalau kenaikan kadar pendapatan tahunan yang dikenakan SST untuk kedai makan dan minuman adalah dari RM1 juta menjadi RM1.5 juta. Detik barang-barang dan layanan yang dikecualikan dari cukai bisa dapat dilihat di website http://mysst.customs.gov.my. 

Lim Guan Eng menegaskan bahwa tak akan ada penghukuman pinalti terhadap pelaku perniagaan yang belum menjalankan SST tersebut. Akan tetapi mereka harus menanggung sendiri cukai dan hanya boleh dikutip kembali setelah mereka mendaftar.

"Mereka akan kena bayar enam% atau lima% atau 10% yang sepatutnya dikutip dari pelanggan. Mereka bayar sendiri," ungkap Lim Guan Eng.

Dicontohkan Lom Guan Eng, misalnya pedagang baru mendaftar pada 5 September. Maka tidak ada masalah, akan tetapi kadar cukai antara 1 hingga 4 September 2018 yang akan menanggung adalah pedagang sendiri tersebut.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
31-08-2018 06:17