Main Menu

Polisi Malaysia Masih Buru 2 WNI di Kasus Kim Jong-nam

Birny Birdieni
01-09-2018 12:24

Ilustrasi.(Shutterstock/re1)

Kuala Lumpur, Gatra.com- Pihak Kepolisian Malaysia menyebut sedang mencari dua wanita warga Indonesia yang menjadi saksi perbicaraan kasus pembunuhan kakak pemimpin Korea Utara, Kim Chol atau Kim Jong-nam.

 

Identitas kedua nama wanita tersebut adalah Raisa Rinda Salma (24), pemegang paspor nomor B2421541. Juga Dessy Meyrisinta (33), pemegang paspor nomer B0464727.

Menurut Kepala Kantor Investigasi Kriminal Polisi Daerah Selangor, Senior Asisten Komisioner Fadzil Ahmat, pihaknya tidak dapat menghubungi kedua saksi itu. "Mereka diperlukan untuk menghadiri perbicaraan di Mahkamah Tinggi Shah Alam," ungkapnya di Kuala Lumpur dikutip Antara, Sabtu (1/9).

Sehubungan hal tersebut dia meminta masyarakat yang mempunyai semua informasi mengenai individu tersebut untuk menghubungi Pegawai Penyidik Senior, Asisten Superintendan Wan Azirul Nizam di telepon 017-655 6575 dari Bagian Penyidikan Kriminal Sepang atau kantor polisi manapun.

Sebelumnya, pada 16 Agustus lalu warga Indonesia, Siti Aisyah dan warga Vietnam, Doan Thi Huong dipanggil membela diri oleh Mahkamah Tinggi atas tuduhan membunuh Kim Jong-nam.

Siti Aisyah (26) dan Thi Huong (29) didakwa bersama empat lagi yang masih bebas membunuh Kim Chol (45) di Balai Keberangkatan Lapangan Terbang Internasional Kuala Lumpur 2 (KLIA2), pada 09.00 pagi, 13 Februari 2017 lalu.

Di dalam sidang di pengadilan kedua tertuduh memilih untuk memberikan keterangan secara bersumpah di tempat tertuduh. Sebanyak 34 saksi pendakwaan sepanjang 39 hari persidangan di Mahkamah Tinggi telah dilakukan sejak 2 Oktober tahun lalu.

Sepanjang persidangan sebanyak 236 bahan bukti dikemukakan kepada mahkamah. Termasuk pakaian milik kedua tertuduh dan korban serta CCTV ketika kejadian.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
01-09-2018 12:24