Main Menu

Pasca Kasus Kejahatan Seksual Richard Liu, Saham JD.com Jeblok

Aries Kelana
04-09-2018 20:58

Richard Liu, CEO dan pendiri situs belanja online JD.com. (REUTERS/Shannon Stapleton/GATRA/RT)

Shanghai, Gatra.com – Richard Liu, CEO dan pendiri situs belanja online JD.com, memang sudah dibebaskan dari penahanan dalam kasus dugaan kejahatan seksual pada Jumat pekan lalu (31/8). Tetapi dampaknya masih terasa sampai hari Selasa (4/9).

Itu terlihat dari pergerakan saham JD.com Inc. Saham peritel online Cina itu, menurut situs reuters.com (4/9), anjlok 3,6% pada awal perdagangan Selasa itu.

Sedangkan sampai tahun ini, saham JD.com sudah turun 25%.

Penurunan saham menandakan ketidakpastian pada nasib Liu, yang memegang cengkeraman kuat atas pengambilan keputusan di perusahaan e-commerce terbesar kedua Cina.

Baca Juga: https://www.gatra.com/rubrik/internasional/341679-CEO-JD.com-Sempat-Ditangkap-Polisi-atas-Kecurigaan-Melakukan-Tindak-Pidana-Seksual

Sebab berdasarkan aturan JD.com, Liu yang memegang hampir 80% hak suara perusahaan harus hadir di rapat dewan direksi dalam pembuatan keputusan perusahaan. Meskipun dalam regulasi itu, tidak jelas apakah dia harus hadir secara fisik atau dapat berpartisipasi dengan teleconference.

Kehadiran Liu penting lantaran perusahaan, yang sahamnya dimiliki Walmart Inc, Alphabet Inc, Google dan China Tencent Holdings, sedang berusaha untuk meningkatkan jangkauan internasionalnya, di tengah persaingannya dengan kompetitornya, seperti Alibaba.


Aries Kelana 

 

 

Aries Kelana
04-09-2018 20:58