Main Menu

Boikot Nike : Trump Protes Sebut Nike Sudah Terbunuh

Birny Birdieni
05-09-2018 22:33

Colin Kaepernick (REUTERS/Robert Hanashiro)

 

Washington, Gatra.com- Pemilihan gelandang NFL, Colin Kaepernick sebagai wajah baru untuk iklan Nike mendapat kecaman secara nasional di Amerika Serikat yang berujung pada aksi boikot.

 

Boikot ini terjadi akan sikap Colin yang menolak berlutut selama lagu nasional kebangsaan Amerika Serikat dinyanyikan.

Sikap itu dilakukannya sebagai bentuk protes akan ketidaksetaraan rasial di negaranya. Yaitu protes kepada polisi yang menembak pria kulit hitam tak bersenjata.

Hal itu pun mendapat respon dari Presiden Donald Trump. Tanpa meminta bukti lebih dulu, ia mengeluarkan komentar pedasnya. "Nike benar-benar terbunuh oleh kemarahan dan boikot," kata Presiden ke-45 itu dikutip Reuters, Rabu (5/9).

Trump mempertanyakan, "apakah kalian suka melihat salah satu pemilik NFL ini, ketika seseorang tak menghargai bendera kami. "Keluar, dia dipecat. Dipecat!!" katanya dikutip Washington Post.

Ini akan menjadi favorit Trump. Karena representasi yang muncul akan lebih melihat sikap melawan bendera atau negara dibandingkan protes ketidakadilan ras.

"Pertama kali berlutut keluar dari permainan. Kedua kalinya berlutut maka keluar untuk musim atau tidak dibayar," ungkap Trump.

 


 Birny Birdieni

 

Birny Birdieni
05-09-2018 22:33