Main Menu

Gempa Guncang Hokkaido, Empat Orang Tewas

Birny Birdieni
06-09-2018 15:26

Kerusakan bangunan akibat gempa (Kyodo/via REUTERS /yus4)

Artikel Terkait

Hokkaido, Gatra.com- Gempa kuat sebesar 6,7 SR yang terjadi di Pulau Hokkaido Jepang pada Kamis (6/9) pukul 03.08 dini tadi telah mengakibatkan empat orang tewas dan 33 orang lainnya hilang. Berdasarkan laporan NHK, ada juga sebanyak 120 orang korban luka-luka.

 

Korban-korban tersebut diperkirakan akan bertambah banyak seiring dengan upaya penyelamatan tim pencari pada rumah-rumah yang terkubur longsor. Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan bahwa ada 25.000 pasukan bela diri yang akan dikerahkan untuk melakukan operasi tersebut.

Badan Meteorologi Jepang (JIMA) mengatakan bahwa pusat gempa terjadi di dekitar 65 km (40 mil) tenggara Sapporo. Dengan kekuatan nyaris 7 SR ini, gempa tersebut merupakan ke enam terbesar yang pernah terjadi di “Negeri Sakura” tersebut.

Dalam rekaman dari atas udara terlihat lusinan tanah longsor menghampar lereng-lereng tandus di kota Atsuma, Hokkaido Selatan. Gundukan tanah merah dan pohon-pohon tumbang pun menumpuk di tepi ladang hijau. Sisa runtuhan tersebar di sekitar rumah ataupun kebun yang ada.

“Dia (gempa) datang empat kali hentakan, bang! bang! bang! bang!,” kata salah seorang korban kepada NHK seperti dikutip dari Reuters. Bahkan kejadiannya terasa begitu cepat. “Sebelum kami tahu, rumah kami pun bengkok dan kami tak bisa membuka pintu,” katanya.

Kondisi pulau sebesar Austria itu pun runtuh. Kejadian ini untuk pertama kalinya sejak Hokkaido Electric Power Co. diciptakan tahun 1951 lalu. Pemadaman darurat juga dilakukan pada pembangkit listrik tenaga fosil.

Baru kemudian sebagian listrik di ibukota Hokkaido, yakni Sapporo dan kota terpadat, Asahikawa mulai dipulihkan kembali.  Namun kereta api yang melintasi pulau ini dihentikan.

Pihak pemerintah menyebut bahwa memang telah ada kerusakan di pabrik Hokkaido electric Tomato Atsums yang menyuplai listrik dari 2,95 juta rumah di pulau itu. Menteri Perindustrian, Hiroshigo Seko menyebut bahwa setidaknya butuh waktu sepekan untuk membuat kekuatan itu kembali pulih seperti semula.

 


Birny Birdieni 

 

Birny Birdieni
06-09-2018 15:26