Main Menu

Calon Presiden Brazil Alami Luka Serius Usai Ditikam

Hidayat Adhiningrat P.
07-09-2018 11:50

Calon presiden Brazil, Jair Bolsonaro (REUTERS/Diego Vara/yus4)

Juiz de Fora, Gatra.com - Calon presiden Brazil, Jair Bolsonaro, berada dalam kondisi serius tapi stabil setelah ditikam oleh seorang penyerang dalam satu pertemuan terbuka, Kamis (6/9). Peristiwa tersebut membuat kampanye yang sudah kacau menjadi makin kacau.

 

Bolsonaro adalah tokoh kontroverial Brazil dari kubu sayap-kanan, selama bertahun-tahun telah membuat marah banyak rakyat Brazil karena komentarnya yang menyulut perpecahan. Menurut Dr. Luiz Henrique Borsato --yang mengoperasi calon presiden tersebut, bisa diperlukan waktu berbulan-bulan sampai Bolsonaro benar-benar pulih dan ia akan menghabiskan waktu setidaknya satu pekan di rumah sakit.

"Luka bagian dalam tubuhnya parah dan itu membuat nyawa pasien terancam," kata Borsato, sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (7/9).

Serangan terhadap Bolsonaro adalah peristiwa dramatis dalam proses pemilihan umum yang paling tak bisa diramalkan di Brazil, sejak negeri tersebut kembali ke demokrasi tiga dasawarsa lalu.

Ada kekhawatiran bahwa kerusuhan dapat berkobar di seluruh Brazil pada Jumat, saat negara itu merayakan Hari Kemerdekaannya dan pendukung kelompok politik diperkirakan berpawai di ratusan kota.

Jika Bolsonaro tak bisa keluar ke jalan, itu dapat membahayakan kampanyenya.

Tapi, Flavio Bolsonaro, putra Jair, pada Jumat pagi mengatakan ayahnya sadar bahwa serangan tersebut bermotif politik.

"Saya cuma ingin mengirim pesan kepada para penjahat yang berusia menghancurkan hidup seorang pria keluarga, seorang yang menjadi harapan jutaan warga Brazil: Kalian baru saja memilih dia sebagai presiden. Ia akan menang dalam babak pertama," kata Flavio Bolsonaro.

Bolsonaro, pensiunan kapten Angkatan Darat, maju sebagai calon kendati telah menghabiskan waktu hampir tiga dasawarsa di Kongres --tempat ia telah berhasil menjadi penulis hukum yang adil.

Ia telah lama mengambil sikap keras mengenai keamanan masyarakat di Brazil, yang menurut data statistik PBB, memiliki lebih banyak pembunuhan dibandingkan dengan negara lain manapun.


Hidayat Adhiningrat P

Hidayat Adhiningrat P.
07-09-2018 11:50