Main Menu

Jack Ma Pensiun, Ini Pekerjaannya Kelak

Rosyid
10-09-2018 09:58

Executive Chairman Alibaba Group Jack Ma. ( ANTARA/INASGOC/Zabur Karuru/RT)

Beijing, Gatra.com - Jack Ma akan mengundurkan diri dari posisi executive chairman Alibaba Group Holding Ltd dalam 12 bulan kedepan dan digantikan CEO Daniel Zhang. Ma tetap berada dalam jajaran dewan komisaris hingga pertemuan tahunan pemegang saham Alibaba pada tahun 2020. Ma akan pensiun dari jabatannya sebagai executive chairman tetap pada ulang tahunnya ke-55 tahun. Demikian pernyataan Alibaba, perusahaan paling bernilai di Asia saat ini, Senin (10/9). 

 

 

Ma identik dengan perusahaan yang dibangun  dari sebuah apartemen, 20 tahun lalu. Dia juga jadi figur paling tepat untuk menggambarkan kemajuan dunia internet Cina.  Kiprahnya sebagai pengusaha juga bersih dari skandal.  Setelah mendominasi di Cina, Alibaba  bergerak keluar. Ekspansi merentang  dari ASEAN hingga Russia.

Tongkat komando kepemimpinan kini akan diserahkan pada Zhang dan 35 mitra lainnya yang mengendalikan perusahaan. "Memulai proses menyerahkan obor kepada Daniel dan timnya adalah keputusan yang tepat di waktu yang tepat karena saya tahu mereka telah siap," demikian pernyataan Jack Ma. "Sejak dia mengambil alih jabatan CEO, dia telah menunjukkan bakatnya yang luarbiasa, ketajaman bisnis dan kepemimpinan yang kuat," tambahnya.  Jack Ma mundur dari posisi CEO sejak 2013.

Kepada Bloomberg TV yang mewancarainya pekan lalu, Ma menyebutkan rencana masa depannya adalah fokus ke filantropi dan pendidikan, dunia yang digelutinya sebelum terjun ke e-commerce. Dia sudah mendirikan yayasan atas namanya, mirip yang dilakukan Bill Gates, pendiri Microsoft.

"Saya sudah menyiapkan Jack Ma Foundation. Semua hal ini sudah saya persiapkan dalam 10 tahun terakhir," kata pria paling kaya di Cina. "Ada banyak hal yang saya pelajari dari Bill Gates. Saya tidak akan sekaya dia, tapi saya hal mungkin saya lebih baik, adalah pensiun lebih awal," katanya.

"Saya pikir suatu hari nanti dan dalam waktu dekat, akan kembali mengajar. Ini adalah sesuatu yang saya pikir bisa saya kerjakan jauh lebih baik daripada menjadi CEO Alibaba," kata mantan guru bahasa Inggris in kepada Bloomberg.


Rosyid 

 

Rosyid
10-09-2018 09:58