Main Menu

Kampanye Boikot Nike Ternyata Dongkrak Penjualan Secara Online

Birny Birdieni
10-09-2018 23:14

Toko nike (REUTERS/Siphiwe Sibeko/yus4)

New York,  Gatra.com- Kampanye iklan baru Nike yang menampilkan Colin Kaepernick yang sempat jadi kontroversi dan muncul gerakan boikot Nike ternyata membawa efek positif akan penjualan produk dengan slogan "Just Do It" tersebut.

 

Peneliti Edison Trends mengatakan bahwa setelah iklan muncul,  penjualan Nike secara online naik 31% pada akhir pekan liburan bank lalu. Penjualan pada 2 September hingga 4 September itu lebih baik daripada tahun lalu yang hanya 17%.

Spekulasi kampanye iklan berdampak pada penurunan penjualan itu terbukti tak berdasar. "Penelitian menyebutkan bahwa setidaknya untuk saat ini perusahaan tidak mengalami dampak negatif dalam penjualan," ungkap Edison dikutip dari BBC, Senin (10/9).

Pemilihan gelandang NFL sebagai wajah baru iklan Nike mendapat kecaman secara nasional di Amerika Serikat karena sikap dia yang menolak berlutut selama lagu nasional kebangsaan Amerika Serikat dinyanyikan.

Sikap itu dilakukannya sebagai bentuk protes akan ketidaksetaraan rasial di negaranya. Yaitu protes kepada polisi yang menembak pria kulit hitam tak bersenjata.

Hal itu pun mendapat respon dari Presiden Donald Trump. Tanpa meminta bukti lebih dulu, ia mengeluarkan komentar pedasnya. "Nike benar-benar terbunuh oleh kemarahan dan boikot," kata Presiden ke-45 itu dikutip Reuters.

Namun pihak Nike tetap melihat pemilihan sosok Kaepernick dalam sisi positif.  Mereka menyebutnya sebagai salah satu atlet inspiratif pada generasi saat ini.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
10-09-2018 23:14