Main Menu

Perang Dagang Makin Seru, Cina Dekati Jepang

Rosyid
11-10-2018 14:12

Ilustrasi perang dagang (Shutterstock/AR)

Beijing, Gatra.com - Perdana Menteri Cina menghimbau para peminin bisnis Jepang untuk meningkatkan kerjasama ekonomi kedua negara, seiring semakin panasnya perang dagang AS-Cina.

 

"Bersama dengan Jepang, kami ingin melindungi sistem perdagangan multilateral dan mengembangkan perdagangan bebas," kata Li kepada mantan Perdana Menteri Yasuo Fukuda dan Hiroaki Nakanishi, ketua Keidanren (Federasi Bisnis Jepang)

Keidanren adalah kelompok lobi bisnis paling berpengaruh di Jepang. Kepada PM Cina, Nakanishi mengungkapkan keinginannya untuk meningkatkan kerjasama ekonomi kedua negara seiring membaiknya hubungan kedua negara itu.

Sebelumnya pada September, saat kunjungan PM Li ke Jepang, pembicaraan untuk meningkatkan kerjasama kedua negara juga mengemuka. Hubungan kedua negara yang bertetangga ini mengalami pasang surut. Invasi Tentara Kekaisaranan Jepang ke Nanking, Cina yang diikuti pembantaian pada 1937 masih menjadi kerikil dalam hubunga keduanya. Dimata Cina pelaku pembantaian adalah penjahat, sementara bagi Jepang mereka adalah pahlawan. Setiap tahun Pemimpin Jepang mengenang mereka lewat kunjungan di kuil Yasukuni. Tradisi ini yang selalu dipermasalahkan Cina. Ditambah dengan sengketa wilayah pulau Senkaku di Laut Timur Cina yang belum terselesaikan.

Namun kali ini PM Li menyebut hubungan Cina - Jepang "Kembali ke jalur pembangunan normal" sambil menyerukan investasi lebih besar dari Jepang.

Delegasi Jepang berkunjung ke Cina dalam rangka menghadiri 'Japan-China CEO Summit' ke-4 yang dijadwalkan mulai hari ini, Kamis (11/10). Sekitar 60 orang pemimpin bisnis dari Jepang dan Cina diharapkan menghadiri pertemuan terakhir di Beijing untuk membahas masalah perdagangan, investasi, infrastruktur di Asia dan depopulasi.

Pertemuan Japan-China CEO Summit pertama dilaksanakan di Tokyo tahun 2015.


Rosyid/Japantoday

Rosyid
11-10-2018 14:12