Main Menu

Indonesia Kecam Penyerangan di Kenya Yang Tewaskan 148 Orang

Iwan Sutiawan
06-04-2015 23:10

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Indonesia mengecam aksi penyerangan yang menewaskan 148 korban jiwa dan melukai 79 orang lainnya oleh kelompok radikal di Garissa University College, Kenya, pada Kamis (2/4). "Indonesia menyampaikan simpati dan duka cita yang mendalam kepada rakyat Kenya, khususnya keluarga korban," kat Kementerian Luar Negeri RI, melalui keterangan pers yang diterima GATRAnews, di Jakarta, Senin (6/4).

Berdasarkan informasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Nairobi, tidak ada WNI yang menjadi korban dalam serangan tersebut. KBRI Nairobi terus berkomunikasi dengan Warga Negara Indonesia (WNI) di Kenya dan menghimbau WNI di Kenya untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari wilayah-wilayah rawan, dan agar tidak terlibat atau ikut dengan kelompok-kelompok radikal.

"Bagi warga negara Indonesia yang memerlukan informasi dapat menghubungi KBRI Nairobi, melalui Sdr. Yoshi Iskandar melalui hotline KBRI Nairobi: +254733133000," demikian Kemlu RI.

Kelompok Al-Shabab mengklaim menjadi dalang penyerangan di Garissa University College tersebut. Dari identifikasi jasad tersangka militan bersenjata yang tewas dalam pembantaian 148 orang itu, salah seorang di antaranya adalah putra seorang pejabat pemerintah Kenya.

VOA News, Senin (6/4), mengabarkan, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Kenya, Mwenda Njoka, mengatakan, Abdirahim Abdullahi termasuk di antara empat penyerang yang tewas dalam serangan tersebut.

Jumlah korban tewas akibat serbuan kelompok bersenjata selama 4 jam hingga 4 pelaku berhasil ditembak mati, dilaporkan bertambah menjadi 148 orang.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

{jcomments on}

Iwan Sutiawan
06-04-2015 23:10