Main Menu

Kejar Boko Haram, Jet Tempur Nigeria Salah Sasaran

Rosyid
18-01-2017 13:13

Borno, GATRAnews - Pesawat jet tempur Angkatan Udara Nigeria salah sasaran. Operasi pengeboman markas pemberontak Boko Haram, malah menghujani kamp pengugnsi. Sekitar 100 orang dilaporkan tewas, termasuk petugas palang merah, Selasa (17/1) seperti diungkapkan salah seorang pejabat resmi negara bagian Borno kepada AFP.

Komanan militer setempat, Mayjen Lucky Irabor membenarkan insiden yang terjadi di kawasan utara Rann, dekat perbatasan dengan Kamerun. Inilah untuk pertamakalinya militer Nigeria mengakui kejadian semacam ini.

Jendral Irabor memerintahkan misi pengeboman setelah menerima informasi bahwa pemberontak Boko Haram berkumpul di sebuah lokasi yang koordinatnya juga dilampirkan pula. Karena itu dia menegaskan bahwa Angkatan Udara tidak sengaja menembaki warga sipil. Panglima perang untuk wilayah utara Nigeria itu menjanjikan penyelidikan menyeluruh terhadap insiden ini.

Jatuhnya korban sipil akibat pemboman Angkatan Udara bukan yang pertama. Warga beberapa kali melaporkan tewasnya warga sipil akibat pembomanan yang nyaris terjadi setiap hari di kawasan itu.

Seorang petugas palang merah mengatakan 20 rekannya tewas. Selain itu ada dua tentara Nigera, dan dokter dari LSM Doctors Without Borders dan petugas Komite Palang Merah Internasional yang terluka.

Doctors Without Borders mengatakan tim yang berbasis di Rann sudah mengidentifikasi 50 mayat dan 120 orang terluka. jurubicara lembaga yang bermarkas di Prancis ini, Etienne l’Hermitte menegaskan; "Tim medis dan bedah kami di Kamerun dan Chad siap mengobati pasien yang terluka," katanya sambil mendesak pemerintah Nigeria mempercepat proses evakuasi darat dan udara.




Editor : Rosyid

Rosyid
18-01-2017 13:13