Main Menu

10 Tahun Kena Sanksi AS, Sudan kehilangan 45 Miliar Dolar

Dani Hamdani
08-03-2017 19:18

Badr-Eddin Mahmoud Abbas (AFP Photo/yus4)Khartoum, GATRANews - Pemerintah Sudan menyatakan kehilangan 45 miliar dolar AS akibat sanksi Amerika Serikat yang diberlakukan selama satu dekade-- sejak 1997 hingga januari 2017 lalu. "Kerugian itu telah mempengaruhi sektor perhubungan, industri dan pertanian," kata Menteri Keuangan dan Perencanaan Ekonomi Sudan Badr-Eddin Mahmoud Abbas sebagaimana dikutip media Sudan, Ashorooq Net, Selasa (7/3).


 
"Sanksi-sanksi menyebabkan Sudan tidak mampu membayar utang luar negeri," ia menambahkan seperti dilaporkan Antara.


Ia juga menyatakan keputusan Presiden Barack Obama mencabut sanksi Amerika terhadap Sudan pada Januari lalu diharapkan mengarah pada peningkatan transaksi luar negeri dan memfasilitasi pengiriman uang --yang pada gilirannya akan memberi sumbangan bagi peningkatan proyek pembangunan.


Pada 13 Januari, Barack Obama di akhir-akhir masa kekuasaanya sebagai presiden, mengeluarkan keputusan untuk membatalkan dua perintah eksekutif yang memberlakukan sanksi ekonomi atas Sudan.


Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi terhadap Sudan sejak 1997 dan memasukkannya ke dalam daftar negara penaja terorisme sejak 1993.


Sejak itu, Washington telah memperbarui sanksinya terhadap Sudah akibat perang yang berlanjut di Wilayah Darfur, Nil Biru, dan Kordofan Selatan. Selain sejumlah masalah dengan Sudan Selatan, seperti sengketa wilayah Abyei, yang kaya akan minyak.


Editor: Dani Hamdani 

Dani Hamdani
08-03-2017 19:18