Main Menu

Prajurit TNI Nyambi Jadi Guru Bahasa Inggris di Afrika Tengah

Ervan
13-03-2017 11:12

Jakarta, GATRAnews - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-C/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) tak sekadar menjadi penjaga keamanan tapi juga banyak kegiatan sosial. Termasuk menjadi guru bahasa Inggris di Taman Kanak-Kanak Districk-6 Bangui, Afrika Tengah.

 

Kegiatan pasukan dibawah pimpinan Mayor Czi Widya Wijanarko, S.Sos., selaku Komandan Satgas (Dansatgas), ini diawali perkenalan memakai bahasa Inggris oleh Danton Vertikal Lettu Czi Angga Kusuma kepada para siswa.

 

Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan belajar mengajar membaca Alphabet. Para Siswa sangat antusias mengikuti pelajaran yang diberikan oleh Lettu Czi Angga Kusuma yang dilakukan dalam suasana santai. Angga sesekali bercanda dan bergurau, membuat suasana belajar mengajar di Sekolah menjadi hangat.

 

Angga Kusuma menyampaikan belajar mengajar di TK Districk-6 ini merupakan rasa pedulinya Pasukan Garuda kepada warga Republik Afrika Tengah, yang masih kekurangan tenaga Pengajar atau Guru. 

 

“Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) yang dilakukan oleh Satgas Garuda di Minusca agar mendapat simpati masyarakat Afrika Tengah," kata Widya Wijanarko dalam siaran pers dari Puspen TNI, Senin (13/3).

 

Kepala Sekolah TK Districk-6 Mrs.Victoria sangat senang atas bantuan dan perhatiannya kepada TK Districk-6 pada khususnya dan kepada kepada masyarakan Republik Afrika Tengah pada umumnya.

 

Seperti diketahui, 200 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-C/Minusca, terdiri dari 178 personel TNI AD, 18 personel TNI AL, 4 personel TNI AU, bertugas sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa selama satu tahun di wilayah Republik Afrika Tengah.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani 

 

Ervan
13-03-2017 11:12