Main Menu

Indonesia Bantu Gambia Bidang Pertanian

Nur Hidayat
08-03-2014 09:58

Gambia, GATRAnews - Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Inovasi dan Teknologi, Dr. Mat Syukur, mewakili pemerintah RI secara resmi menyerahkan 5 (lima) traktor tangan kepada Mr. Ebrima Jawara, Permanent Secretay Kemtan Gambia yang mewakili Pemerintah Gambia. Penyerahan bantuan dilaksanakan di kantor Kementerian Pertanian (Kemtan) Gambia, di Banjul, disaksikan Mentan Gambia, Mr. Solomom Owens, Dubes RI untuk Gambia berkedudukan di Dakar, Drs. Andradjati M.IP, delegasi Indonesia dan sejumlah pejabat Kemtan Gambia.

 

Mentan Gambia dalam sambutannya menyampaikan atas nama Presiden, Pemerintah dan Rakyat Gambia mengucapkan terima kasih atas bantuan traktor tangan tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan Indonesia yang berkesinambungan terhadap pembangunan sektor pertanian Gambia serta berharap kerjasama pertanian kedua negara ke depan dapat meningkat ke level yang lebih tinggi. Staf Ahli Mentan RI dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud tali persaudaraan yang dekat antara Indonesia dan Gambia dan bagian dari penguatan kerjasama bilateral dalam kerangka kerjasama Selatan-Selatan.

 

Penyerahan 5 traktor tangan di Gambia tersebut merupakan bagian dari bantuan 50 unit traktor tangan Indonesia kepada 7 negara Afrika di kawasan Sub Sahara, yaitu Senegal, Tanzania, Ethiopia, Kenya, Zimbabwe dan Mozambique. Kesempatan kunjungan di Gambia juga dioptimalkan delegasi Indonesia bertemu dengan Dirjen National Agriculture Research Institute Gambia, dan kunjungan ke Agricultural Rural Farmers Training Center (ARFTC) di Jenoi, Gambia.

 

Indonesia, sejak tahun 1996, dalam rangka pembangunan sektor pertanian di negara-negara Afrika, telah membangun dua pusat pelatihan pertanian di Afrika, antara lain ARFTC di Jenoi, Gambia. ARFTC Jenoi mulai dioperasikan tahun 1998. Dalam periode 2010-2013, ARFTC Jenoi telah menyelenggarakan pelatihan pertanian sebanyak 5114 petani Gambia dan petani dari negara-negara di Afrika Barat diantaranya Senegal, Mali, Niger, Sierra Leone, Guinea Bissau, dan Guinea Conakry.

 

Bantuan Indonesia di Gambia selama ini termasuk juga pengiriman tenaga ahli dan tenaga penyuluh pertanian, pemagangan petani Gambia di Indonesia serta bantuan peralatan dan mesin pertanian. Indonesia, tahun 2008, memberikan bantuan 12 traktor tangan untuk Gambia, serta tahun 2015 akan merevitalisasi ARFTC, Jenoi. Hubungan bilateral RI-Gambia di berbagai bidang berlangsung dengan baik khususnya dalam kerangka Gerakan Non-Blok, Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan PBB. Gambia merupakan salah satu negara anggota aktif OKI yang berpenduduk 1.8 juta jiwa dengan mayoritas (90%) pemeluk agama Islam. (Nhi/KBRI Dakar)

Nur Hidayat
08-03-2014 09:58