Main Menu

Polisi Tangkap Pembakar Masjid di Florida

Dani Hamdani
15-09-2016 11:05

Petugas kepolisian dari St. Lucie County Sheriff, dan petugas pemadam kebakaran memadamkan api Islamic Center di Fort Pierce, Florida, Amerika Serikat, Senin 12 September 2016 (AFP Photo)

Fort Pierce, GATRANews - Kepolisian Amerika Serikat (AS) pada Rabu (13/9) menangkap pria Florida pengunggah konten anti-Islam di media sosial yang dituduh membakar masjid yang sering dikunjungi Omar Mateen. Omar adalah pelaku penembakan paling mematikan dalam sejarah modern negara tersebut.

 

Joseph Michael Schreibe (32) menghadapi ancaman hukuman sedikitnya 30 tahun penjara jika terbukti melakukan pembakaran bangunan Islamic Center of Fort Pierce menurut Kantor Sheriff St. Lucie County. Kasus itu masuk dalam tuntutan kejahatan karena kebencian di bawah hukum Florida.

 

Kasus itu bermula dari kebakaran yang menyebabkan kerusakan parah Islamic Center of Fort Pierce, tempat ibadah Omar Mateen sebelum dia menembak mati 49 orang dan melukai 53 lainnya di sebuah kelab malam gay pada Juni lalu. Mateen tewas oleh aparat penegak hukum pada akhir penembakan di Orlando, sekitar 160 kilometer barat laut Fort Pierce, kota pesisir Atlantik.

 

Kebakaran terjadi di masjid itu sekitar pukul 12.30 waktu setempat Senin (12/6/16), bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha. Otoritas segera menyimpulkan kebakaran itu sebagai penyerangan.

 

Tidak ada orang yang berada dalam bangunan itu saat kebakaran terjadi, namun api memaksa pengurus masjid memindahkan lokasi shalat.

 

Kantor Sheriff St. Lucie County setelah itu menyatakan bahwa video rekaman kamera pengawasan menunjukkan seorang pria masuk ke dalam masjid dengan mengendarai sepeda motor. Ia turun dari motor dan mendekati masjid sambil membawa sebotol cairan dan kertas beberapa saat sebelum kebakaran terjadi.

 

Dalam konferensi pers pada Rabu, Kepala Mayor Sheriff David Thompson mengatakan bahwa Schreiber punya sepeda motor seperti yang ada dalam video.

 

Ia mengatakan petunjuk dari warga membawa para penyidik ke tersangka dan rumahnya di dekat Port St. Lucie, tempat penggeledahan menemukan bukti tambahan yang mengikatkannya dengan kejahatan tersebut.

 

"Pemeriksaan akun media sosial Schreiber juga mengungkap 'banyak unggahan dan komentar anti-Islam'," ujar Thompson seperti dilaporkan Antara.

 

Schreiber Tertangkap Gara gara Motor

 

 

[youtube height="300" width="450" align="left|right|none"]https://www.youtube.com/watch?v=7qret7JNsGk[/youtube]

 

Schreiber ditangkap tanpa perlawanan pada Rabu saat berjalan di sepanjang sisi jalan Fort Pierce, kata Thomson sebagaimana dikutip Reuters.

 

Ia mengatakan bahwa Schreiber, yang ditahan tanpa jaminan, masih menjalani pemeriksaan setelah penangkapan.

 

Schreiber dijadwalkan muncul di pengadilan pada Kamis. Belum jelas apakah dia sudah mendapat penasihan hukum.

 

Dengan tuduhan melakukan pembakaran, dan statusnya sebagai residivis membuat Schreiber bisa menjalani hukuman minimum 30 tahun penjara jika terbukti bersalah menurut otoritas setempat. 

 

Dan sebagai pelaku yang biasa melakukan kejahatan yang catatan kriminalnya meliputi perampokan bersenjata, Schreiber mungkin bisa kena hukuman seumur hidup menurut otoritas.

 

Otoritas federal juga menyelidiki kebakaran itu untuk mengetahui kemungkinan adanya pelanggaran hukum federal.

 

Fort Pierce Islamic Center dilaporkan sering menerima ancaman kekerasan dan intimidasi sejak dikenal masyarakat sebagai tempat Omar Mateen beribadah. Juni lalu, sebuah geng motor berkendara mengelilingi masjid sambil meneriaki jamaahnya, dan pada Juli seorang pria Muslim dipukuli di luar masjid.


Editor: Dani Hamdani  

Dani Hamdani
15-09-2016 11:05