Main Menu

Donald Trump 18 Tahun Ngemplang Pajak

Tian Arief
03-10-2016 12:39

Donald Trump (AFP/Mandel Ngan/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, pernah mengumumkan rugi 916 juta dolar dalam laporan pajak pendapatannya pada 1995. Pengurangan pajak yang besar, membuatnya bisa menghindari pembayaran pajak pendapatan selama 18 tahun. Demikian laporan New York Times, yang dikutip Reuters dan Antara.

Mendapat "serangan" itu, tim kampanye Trump menyebut dokumen pajak yang didapatkan New York Times itu ilegal, dan menuduh harian ini merupakan perpanjangan tangan dari lawannya, calon presiden dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.

The Times mengaku memiliki catatan pajak Trump pada 1995, dan dari situ terlihat dia menerima manfaat pajak yang besar dari kesepakatan-kesepakatan keuangan yang berubah buruk pada awal 1990-an. Harian ini juga menyatakan, para pakar pajak yang disewa harian ini untuk menganalisis catatan pajak Trump menyebutkan bahwa aturan pajak yang menguntungkan orang-orang kaya telah membuat Trump memanfaatkan alasan rugi 916 juta untuk menghindari pajak pendapatan sampai dengan 18 tahun.

Selain itu, The Times melaporkan bahwa alasan rugi 916 juta dolar AS pada 1995, membuat Trump bisa menghapus kewajiban pajak 50 juta dolar per tahun selama 18 tahun.

Trump menolak mengungkapkan catatan pajaknya, berbeda dengan para kandidat presiden dalam sejarah modern Amerika. Dia berkilah, pajaknya tengah diaudit pemerintah pusat. Namun para pakar menyatakan, Trump sebenarnya tetap bisa merilis catatan pajaknya seandainya dia mau.

Apa jawaban kubu Trump? "Tuan Trump adalah pengusaha yang sangat terampil yang memiliki tanggung jawab fidusial terhadap bisnisnya, keluarganya dan karyawannya untuk tidak membayarkan pajak kecuali yang disyaratkan undang-undang," ujar tim sukses Trump.


Editor: Tian Arief

Tian Arief
03-10-2016 12:39