Main Menu

Pengadilan ungkap Motif Ayah Tinggalkan Batita Mati Kepanasan

Rosyid
06-12-2016 11:47

Artikel Terkait

Atlanta, GATRANews  - Justin Ron Harris menangis sesenggukan melihat foto anaknya dihadapan juri yang mengadilinya. pria berusia 36 tahun itu diadili karena didakwa  sengaja meninggalkan anaknya dalam mobil dalam cuaca panas hingga meninggal dunia. Ketika pengadilan memutuskan  dijatuhi hukuman penjara tanpa pembebasan bersyarat, wajahnya tanpa ekspresi.


Peristiwa yang mengubah hiudpnya itu dimulai pada Juni 2014 ketika meninggalkan anaknya Cooper, 22 bulan didalam mobil saat cuaca panas mencapai 32 derajad Celcius di Atlanta, Goergia, Amerika Serikat. Cuaca panas membuat suhu dalam interior mobil naik hingga membunuh bocah malang. Visum dokter, Cooper tewas karena hypertermia dimana tubuhnya mengalami panas berlebihan.

Justin membantah dia sengaja membunuh anaknya. Dia berdalih itu kecelakaan, karena dia lupa mengantar anaknya di tempat penitipan anak. Namun dalam persidangan terungkap bahwa tatkala anaknya terancam kematian itu Justin Ross Harris duduk di kantornya dan bertukar foto telanjang dengan sejumlah wanita yang salah satunya diketahui dibawah umur.

Hakim Mary Staley Clark mengatakan, kejadian itu merupakan kejahatan yang 'mengerikan dan tak terperikan,' mengingat Harris "tanpa perasaan berjalan pergi meninggalkan anak itu di dalam mobil yang panas, membuatnya kegerahan dan tewas." Hakim menambahkan hukuman ekstra 32 tahun - hukuman maksimum yang diperbolehkan - sesuai dengan rekomendasi jaksa seperti dilaporkan BBC, Senin (5/12).

Mantan pengembang website Home Depot itu pada bulan November dinyatakan bersalah untuk delapan perkara, antara lain pembunuhan berencana serta tuduhan kekejaman anak dan kejahatan seksual yang terkait dengan pesan teks yang dia kirim kepada seorang gadis di bawah umur.

Jaksa berpendapat Harris berencana untuk membunuh anaknya karena ia ingin meninggalkan keluarganya untuk melanjutkan hubungan perselingkuhannya dengan perempuan lain. Pengacaranya mengatakan, Harris memang bertanggung jawab atas kematian anak itu, namun ia mencintai sang anak, dan kematian itu karena kelupaan yang tragis. Mantan isterinya, Leanna Taylor,  menyebutkan mantan suaminya itu adalah seorang ayah yang mencintai anaknya dan tak akan dengan sengaja menyakiti anaknya.

Di pengadilan terungkap bahwa Harris melakukan riset secara online tentang berapa lama dan pada suhu berapa seseorang bisa tewas dalam mobil karena udara panas. Harris juga melihat-lihat laman situs web yang menyerukan gaya hidup bebas dari anak.




Editor: Rosyid

Rosyid
06-12-2016 11:47