Main Menu

Trump 'Berdamiai' Dengan Eksekutif Silicon Valley

Rosyid
15-12-2016 15:45

New York, GATRANews - Presiden Terpilih Donald Trump menggelar pertemuan dengan eksekutif puncak Silicon valley untuk memuluskan friksi antara mereka yang mengeras sepanjang proses pemilihan presiden lalu. Saat itu kedua belah pihak tidak menutup-nutupi kebencian mereka satu sama lain.


Selain ajang 'berbaikan setelah berseteru' pertemuan di lantai 25 menara Manhattan, New York, Kamis (14/12) itu lebih fokus pada masalah-masalah ekonomi untuk mendukung prioritas bersama.

"Jika anda menelpon orang-orang saya, itu artinya anda menelpon saya. tidak ada bedanya. Kami tidak terikat rantai komando yang resmi," kata Trump seperti ditulis TIME.

Dalam pertemuan itu, Wakil Presiden terpilih Mike Pence hadir mendampingi Trump. Tiga anak Trump yang sudah dewqasa hadir juga yaitu Donald Jr., Ivanka dan Eric yang  kembali membangkitkan keraguan publik soal potensi konflik kepentingan dengan bisnis Trump. Tokoh lain yang hadir adalah CEO Apple Inc. Tim Cook, Chief Operating Officer Facebook Sheryl Sandberg,  dan CEO Tesla Motors Inc, Elon Musk. Tokoh lainnya yang diundang adalah Larry Page dan Eric Schmidt dari Alphabet (induk perusahaan Google), Jeff Bezos dari Amazon dan Satya Nadella, CEO Microsoft Corp.

Perusahaan AS semakin khawatir dengan retorika Trump yang  terindikasi akan menentang kemapanan hubungan ekonomi  dengan China, pasar terbesar Silicon Valley. Benturan juga terjadi pada isu imigrasi, pengawasan pemerintah dan sejumlah hal lain.

Bahkan Selasa lalu, lebih dari 600 pekerja di perusahaan teknologi menolak secara terbuka untuk membantu pemerintahan Trump membangun data registry untuk memilah warga negara berdasarkan agama atau terlibat dalam deportasi massal.

Ditengah ketegangan seperti itu, Trump mencoba pendekatan lebih lunak dengan mengangkat Elon Musk dan Travis Kalanick (Uber) menjadi penasehat setelah dilantik menjadi Presiden 20 Januari 2017.



Editor: Rosyid

Rosyid
15-12-2016 15:45