Main Menu

Trump Kritik Toyota

Rosyid
06-01-2017 09:18

 

Washington GATRANews -  Presiden terpilih Donald Trump terus menyengat lewat cuitan di tweeter-nya. Kali Toyota Motor yang dituding membangun akan memproduksi sedan Toyota Corolla  untuk pasar AS di pabrik barunya di Mexico.

 

"Toyota Motor bilang akan membangun pabrik baru di Baja, Mexico, memproduksi Corolla untuk Amerika Serikat. Tidak boleh! Bikin pabrik di Amerika Serikat, atau bayar bea masuk besar" demikian tulisnya dalam tweeter Kamis (5/1)siang waktu setempat (Jumat dinihari WIB).

 

Toyota langsung merespon. Perusahaan otomotif ini memberi kepastian bahwa 'volume produksi dan jumlah pekerja di Amerika Serikat tidak akan berkurang dengan pengoperasian pabrik baru di Guanajuato, Mexico yang sudah diumumkan April 2015'.

 

"Toyota menjadi bagian dari Amerika Serikat hampir 60 tahun," demikian pernyataan perusahaan itu. "Investasi langsung sudah lebih dari USD 21,9 miliar, 10 fasilitas produksi, 1500 dealerships dan 136.000 pekerja, Toyota berharap bisa bekerjasama dengan pemerintahan Trump untuk memberi yang terbaik kepada konsumen dan industri otomotif."

 

Toyota juga mengingatkan bahwa pabrik Baja yang disebut-sebut Trump itu sudah beroperasi sejak 2002 dan fungsinya mendukung produksi pabrik di San Antonio, Texas. Pabrik  San Antonio memproduksi lebih dari 230.000 unit pickup Tundra dan Tacoma sepanjang 2016 dengan menyerap 3300 tenaga kerja. Tundra dan Tacoma termasuk pickup paling laris di Amerika Serikat. Toyota juga melaporkan bahwa tahun ini menjual 378.210 unit Corolla di Amerika Serikat sepanjang tahun ini.

 

Sebelum Toyota menjadi sasaran tembak Trump di tweeter (yang punya 18 juta follower), General Motors Co. sudah merasakan ancamannya.  Selasa lalu perusahaan otomotif asal Detroit ini digertak dengan pajak besar jika memasukkan Chevrolet Cruze buatan Mexico ke pasar Amerika Serikat.

 

"General Motors mengirim Chevy Cruze buatan Mexico ke Amerika Serikat bebas pajak" tulisnya. "Buat di USA atau bayar bea masuk besar!"

 

Menurut GM, mereka memproduksi sedan Cruze di Lordstown Assembly Plant di Ohio. Sementara  di Mexico memproduksi Cruze hatchback.  "Semua sedan Chevrolet Cruze yang dipasarkan di Amerika Serikat dibuat di pabrik perakitan GM di Lordstown, Ohio,"terang GM dalam pernyataannya, Selasa. "GM memproduksi Cruze hatchback di Mexico untuk pasar global, sedikit saja yang dikirim ke Amerika Serikat."

 

GM tidak mengungkapkan berapa banya Cruze hatchback yang rencananya dijual di Amerika Serikat.  Tapi tahun lalu mereka hanya menjual 4500 unit saja.  Sementara Cruze sedan diharapkan bisa mencapai sekitar 189.000 unit pada 2016. Pada 2015 GM menjual 226.602 unit Cruze sedan.

 

Yang  kerap disorot Trump adalah Ford Motor Co. Beberapa kali perusahaan berloga oval biru itu dikritik presiden terpilih dari Partai Republik itu. Saat kampanye presiden dia beberapa kali menyerang Ford karena memindahkan produksi mobil berukuran kecil ke Mexico.  Pernah dia menyindir, "Ford akan memecat semua pegawainya di Amerika Serikat  dan memindahkan produksi mobil-mobil yang tidak menguntungkan ke selatan perbatasan". Serangan serupa juga berkali-kali disampaikan secara terbuka.

 

Selasa lalu Ford mengumumkan urung memmbangun pabrik di San Luis Potosi Mexico senilai USD 1,6 miliar dan sebaliknya menginvestasikan USD 700 juta di pabrik Flat Rock Assembly Plant dan menambah 700 pekerja disana. Pabrik di San Luis Potosi rencananya akan memproduksi  Ford Focus yang sekarang diproduksi di Michigan Assembly  Plant.

 

President sekaligus CEO Ford, Mark Fields  menjelaskan bahwa keputusan itu dibuat karena penjualan mobil kecil seperti focus terus menurun. Juga mengantisipasi perubahan kebijakan dibawah pemerintahan Trump. Focus selanjutnya akan diproduksi di pabrik lama Ford di Hermosillo, Mexico.


 

   Editor: Rosyid

Rosyid
06-01-2017 09:18