Main Menu

Jaksa Agung Mundur Dari Kasus Russia-Trump

Rosyid
03-03-2017 10:56

Washington, GATRAnews - Jaksa Agung Amerika Serikat Jeff Sessions menyatakan mundur dari penyelidikan apa pun mengenai dugaan campur tangan Rusia dalam proses Pemilu Presiden AS 2016. Dengan menyatakan mundur, berarti FBI bebas menyelidiki dugaan itu tanpa harus melapor kepada Sessions. Dia bahkan tidak akan diberi tahu perkembangan penyelidikan itu.

Tekanan terhadap salah satu orang dalam lingkaran paling dalam pemerintahan Trump itu mengeras setelah beredar kabar dia tidak mengakui pertemuan dengan duta besar Rusia sewaktu masuk tim kampanye Donald Trump. Sessions merasa tidak melakukan kesalahan apa pun ketika bertemu dengan duta besar Rusia itu. Dia berdalih saat itu dia bertemu dengan dubes Rusia dalam kapasitas senator AS, bukan anggota tim kampanye Trump.

"Saya menarik diri saya sendiri dari masalah-masalah yang berkaitan dengan kampanye Trump," kata Sessions kepada wartawan setelah beberapa sejawatnya dari Partai Republik di Kongres mendesaknya untuk mundur.

Namun keputusannya ini dinilai tidak cukup. Apalagi dimata pemimpin Demokrat di DPR, Nancy Pelosi, yang berulang kali menyerukan pengunduran diri dari jabatan jaksa agung.

Tahun lalu dinas intelijen AS menyimpulkan bahwa Rusia telah meretas dan membocorkan email Demokrat selama kampanye presiden tahun lalu sebagai upaya mendorong rakyat AS memilih Trump. Rusia membantah tudingan ini.

Bulan lalu Trump terpaksa memecat penasihat keamanan nasionalnya Michael Flynn setelah orang ini membicarakan sanksi yang diterapkan AS kepada Rusia dengan Duta Besar Rusia Sergei Kislyak sebelum Trump dilantik dan Flynn juga membohongi Wakil Presiden Mike Pence dalam perkara ini, Seperti dikutip Antara Jumat (3/3) dari Reuters.




Editor: Rosyid

Rosyid
03-03-2017 10:56